Penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Pengembangan usaha lokal, peningkatan keterampilan, serta kemudahan akses informasi dan program pemberdayaan dinilai perlu terus diperhatikan agar masyarakat memiliki peluang ekonomi yang lebih luas.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat, M. Rizky, saat melaksanakan kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan di Kampung Cibeber 4, Desa Cibeber 2, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jumat (23/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 100 peserta.
M. Rizky menilai, potensi ekonomi lokal perlu dikembangkan melalui pemberdayaan masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Menurutnya, usaha kecil memiliki ruang untuk menjadi salah satu penggerak perekonomian desa apabila didukung dengan peningkatan kapasitas dan akses terhadap program pemerintah.
“Penguatan ekonomi masyarakat desa harus dimulai dengan mendorong potensi yang sudah ada. Pelaku UMKM perlu mendapatkan perhatian, baik melalui peningkatan keterampilan, akses informasi, maupun dukungan program pemberdayaan usaha agar mereka memiliki kesempatan untuk berkembang,” ujar M. Rizky.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah dan perangkat terkait perlu membangun sinergi dalam mendukung kegiatan ekonomi produktif masyarakat. Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya membuka peluang usaha, tetapi juga membantu meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi warga.
Selain itu, masyarakat juga perlu didorong untuk lebih aktif memanfaatkan peluang ekonomi di lingkungannya. Pengembangan potensi lokal dapat menjadi salah satu modal dalam memperkuat perekonomian desa.
“Pemberdayaan masyarakat tidak cukup hanya dengan memberikan dorongan. Harus ada upaya meningkatkan kemampuan dan keterampilan warga agar mereka mampu memanfaatkan peluang usaha secara produktif. Dengan begitu, masyarakat bisa lebih mandiri dan ikut berperan dalam kemajuan desanya,” katanya.
M. Rizky berharap, perhatian terhadap pengembangan UMKM dan potensi ekonomi lokal dapat terus ditingkatkan melalui program pemerintah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui kegiatan pengawasan tersebut, berbagai masukan terkait pemberdayaan ekonomi masyarakat diharapkan menjadi bahan perhatian dalam mendorong program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dan kemandirian warga desa. (VC)