Persija Jakarta tampil perkasa dengan menggilas tuan rumah PSIM Yogyakarta 4-0 dalam lanjutan laga yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026). Dominasi penuh tim berjuluk Macan Kemayoran yang didukung hampir separuh kapasitas stadion oleh suporter away ini sukses mengantarkan mereka kokoh ke puncak klasemen dengan rekor sempurna.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persija langsung mengambil alih kendali permainan. Peluang pertama lahir pada menit ke-14 melalui tembakan dari luar kotak penalti Stjepan Loncar, namun bola yang meluncur lemah masih mudah diamankan oleh kiper PSIM, Cahya Supriyadi.
Tekanan demi tekanan terus dilancarkan anak-anak Jakarta. Pada menit ke-22, kolaborasi umpan pendek antara Alexander Jeremejeff dan Witan Sulaeman berhasil membongkar pertahanan Laskar Mataram, sayangnya penyelesaian akhir Witan masih melambung di atas mistar.
Cahya Supriyadi kembali dipaksa bekerja keras pada menit ke-37 saat ia harus melakukan tepisan krusial untuk menggagalkan tendangan melengkung Rayhan Hannan. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo permainan seketika meningkat. Tuan rumah PSIM mencoba keluar dari tekanan dan sempat membuka ancaman lewat tendangan jarak jauh Ze Valente yang masih terlampau lemah.
Peluang emas bagi PSIM baru tercipta pada menit ke-54, namun kiper Persija, Nadeo Argawinata, tampil gemilang dengan susah payah menepis tembakan berbahaya dari Mauro Caballero.
Persija sempat merayakan gol ketika Arlyansyah Abdulmanan berhasil memanfaatkan kemelut di muka gawang PSIM usai skema sepak pojok. Sayangnya, gol tersebut dianulir oleh wasit karena terdapat pemain Persija yang sudah lebih dulu terjebak offside dalam proses pembangunannya.
Persija sempat memasukkan Victor Dethan dan Kwon Chang-hoon sebagai energi baru di lini serang menggantikan Arlyansyah dan Witan.
Kebuntuan akhirnya pecah setelah tim pelatih Persija memasukkan Rizky Ridho dan Ivan Mamut untuk menambah daya gedor. Perubahan taktik ini langsung berbuah manis.
Pada menit ke-77, Alexander Jeremejeff yang berdiri tanpa kawalan berhasil lolos dari jebakan offside dan dengan tenang menceploskan bola ke gawang Cahya Supriyadi.
Gol tersebut rupanya meruntuhkan mental pertahanan tuan rumah. Hanya berselang empat menit, Persija menggandakan keunggulan. Memanfaatkan umpan matang dari Kerim Memija, Stjepan Loncar sukses mencatatkan namanya di papan skor.
Pesta gol Macan Kemayoran di markas PSIM terus berlanjut pada menit ke-87. Pemain asal Korea Selatan, Kwon Chang-hoon, sukses mencetak gol debutnya dan membawa Persija menjauh 3-0.
Memasuki menit akhir pertandingan, Stjepan Loncar menutup penampilan dominan Persija lewat sebuah gol indah. Tembakan terukurnya menghujam pojok gawang tanpa bisa dijangkau Cahya Supriyadi, sekaligus memastikan kemenangan telak 4-0.
Tambahan tiga poin di Bantul ini menyempurnakan laju Persija Jakarta di awal musim. Pasukan Macan Kemayoran kini bertengger nyaman di puncak klasemen dengan raihan 12 poin, hasil dari empat kemenangan beruntun tanpa kekalahan.