Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, memberikan imbauan tegas kepada seluruh pendukung Macan Kemayoran, The Jakmania, untuk menjaga kondusivitas dan bersikap lebih bertanggung jawab. Imbauan ini disampaikan menyusul dua insiden beruntun yang melibatkan oknum suporter dalam beberapa laga terakhir.
Kejadian pertama mencakup aksi penyerangan oleh oknum terhadap rombongan bus tim EPA Persib U-18 di Rest Area Batang KM 360. Tak lama berselang, kericuhan kembali pecah di tribun Banten International Stadium (BIS) saat Persija bertandang ke markas Persita Tangerang pada Sabtu (17/10/2026).
Menanggapi situasi tersebut, Shin Tae-yong mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban demi menghindari sanksi berat dari pihak regulator maupun kepolisian.
"Melalui kesempatan ini, saya ingin sekali lagi menyampaikan kepada para penggemar kami: Saya berterima kasih kalian datang dan mendukung kami dengan semangat, tetapi jika masalah seperti ini ditimbulkan, maka PSSI atau pihak berwenang terpaksa akan mengadakan pertandingan tanpa penonton," ujar Shin Tae-yong kepada awak media pada jumpa pers pra pertandingan vs Arema FC di Persija Traininga Ground, Depok, Selasa (20/10/2026) sore.
Juru taktik asal Korea Selatan itu menyayangkan jika atmosfer riuh stadion harus hilang akibat hukuman laga usiran atau tanpa penonton.
"Sangat disayangkan apabila para penggemar yang menyukai sepak bola tidak bisa melihat pertandingan langsung di stadion," ungkapnya.
Guna menjaga tren positif tim di lapangan, ia meminta para pendukung menyalurkan energi antusiasme mereka ke arah yang membangun bagi para pemain yang bertanding.
"Oleh karena itu, saya memohon kepada para pendukung yang sangat antusias untuk bisa lebih menahan diri. Berikanlah lebih banyak dukungan yang positif kepada para pemain agar mereka bisa bermain lebih baik lagi," tegasnya.
Shin Tae-yong kembali menegaskan kerugian besar yang harus ditanggung seluruh pihak apabila tindakan tak terpuji kembali berulang di laga-laga selanjutnya.
"Sekali lagi saya ingatkan, jika menimbulkan masalah, jelas akan ada hukuman pertandingan tanpa penonton. Jika itu terjadi, lebih banyak lagi penggemar sepak bola yang tidak bisa menonton secara langsung," tambahnya.
Di akhir pernyataannya, mantan juru taktik timnas indonesia berharap seluruh elemen suporter dapat bersatu mengedepankan nilai-nilai sportivitas saat mendampingi perjuangan Persija.
"Tolong perhatikan hal tersebut. Saya akan sangat berterima kasih jika kalian bisa mendukung kami dengan lebih mengedepankan fair play," tuturnya penuh harap.
Persija Jakarta dijadwalkan melakoni laga kandang pekan keenam Super League 2026/2027 menjamu Arema FC di Stadion Patriot Candrabagha, Kota Bekasi, pada Rabu (21/10/2026) pukul 19.00 WIB.
Laga ini diharapkan menjadi titik balik bagi Macan Kemayoran yang pada laga sebelumnya menderita kekalahan dramatis atas Persita Tangerang.