Isu Sanksi Pengurangan Poin Bayangi Persija, Ini Respons Shin Tae-yong dan Nadeo Argawinata

by Risyad Avisena |
Isu Sanksi Pengurangan Poin Bayangi Persija, Ini Respons Shin Tae-yong dan Nadeo Argawinata
Pelatih Persija Shin Tae-yong (kiri) dan pemain Nadeo Argawinata (kanan) pada konferensi pers jelang pertandingan vs Arema FC, Selasa (21/10/2026). Foto: Telusur.co.id/Risyad.

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong (STY), bersama penjaga gawang Nadeo Argawinata akhirnya angkat bicara merespons maraknya isu ancaman sanksi pemotongan poin yang membayangi timnya akibat ulah oknum suporter.

Spekulasi mengenai sanksi berat tersebut mencuat menyusul dua insiden berturut-turut, yakni aksi penyerangan oknum suporter terhadap bus tim Persib Bandung U-18 di Batang pekan lalu, serta kericuhan tribun di Banten International Stadium (BIS) saat laga tandang melawan Persita Tangerang pada pekan kelima Super League Sabtu (17/10/2026).

Menanggapi rumor pengurangan poin tersebut, Shin Tae-yong menegaskan bahwa berdasarkan acuan regulasi FIFA, sanksi semacam itu umumnya dijatuhkan untuk pelanggaran berat terkait integritas pertandingan, bukan atas tindakan indisipliner penonton di stadium.

"Sebenarnya terkait pengurangan poin, seperti yang selalu dikatakan FIFA, pengurangan poin itu terjadi jika ada pengaturan skor atau masalah serupa," ujar Shin Tae-yong pada konferensi pers jelang laga kontra Arema FC di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, Selasa (20/10/2026).

Juru taktik asal Korea Selatan tersebut menambahkan bahwa penanganan masalah perilaku oknum suporter sepenuhnya menjadi ranah tindakan tegas dari pihak penyelenggara kompetisi, tanpa harus keluar dari koridor aturan yang berlaku.

"Saya tahu tidak ada aturan untuk pengurangan poin hanya karena suporter datang dan membuat masalah. Jadi, hal itu seharusnya ditindak tegas oleh pihak penyelenggara," tegas STY.

Di sisi lain, benteng terakhir Persija, Nadeo Argawinata, lebih memilih enggan terdistraksi oleh rumor sanksi pengurangan poin itu. Ia mempercayakan seluruh proses investigasi dan penanganan insiden tersebut kepada pihak-pihak berwenang.

"Tapi ya sudah ada yang, pasti sudah ada yang mengidentifikasi juga. Untuk kasusnya seperti apa dan keputusan akhirnya nanti seperti apa, saya rasa kami semua fokus sama tim kami sekarang," kata Nadeo.

Kiper Timnas Indonesia tersebut menegaskan bahwa seluruh penggawa Macan Kemayoran memilih mengalihkan energi sepenuhnya untuk laga kontra Arema FC dalam lanjutan Super League di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Rabu (21/10/2026).

"Kepada tim Persija sekarang yang akan bertanding pada esok hari, dan masalah-masalah itu sudah pasti ada yang menangani pihak-pihak yang bertanggung jawab dan berwenang yang akan menangani kasus tersebut kita percayakan sih, saya rasa seperti itu," ucap Nadeo.

Komentar

Berita Terkait