Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, resmi menutup gelaran turnamen mini soccer antarmedia bertajuk Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 di ASIOP Stadium, Jakarta, Kamis (5/11/2026). Dalam kesempatan tersebut, Erick mengapresiasi penyelenggaraan turnamen sebagai ajang menjaga kebugaran dan keakraban para jurnalis olahraga di tengah padatnya agenda peliputan.
Menurut Erick, rutinitas wartawan olahraga yang dituntut serba cepat sering kali membuat waktu berolahraga menjadi terbatas. Oleh karena itu, kompetisi seperti ini dinilai sangat krusial bagi awak media.
"Bagus, memastikan para media olahraga sehat. Karena dalam meliput kan kadang-kadang tidak ada waktunya, udah gitu dikejar-kejar deadline. Jadi kesehatan penting dan juga akrab ya," ujar Erick Thohir usai acara penutupan.
Tahun ini, Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 diikuti oleh 16 media yang terdiri dari SCTV, SKOR, CNN Indonesia, ANTV, tvOne, RTV, TVRI, detik.com, Trans7, Kompas TV, Tribun Network, Metro TV, ANTARA, iNews.id, Garuda TV, dan BTV.
Pada partai puncak, TVRI sukses keluar sebagai kampiun edisi 2026 setelah menumbangkan perlawanan iNews.id di babak final dengan skor telak 4-0. Kemenangan ini menjadikan stasiun televisi milik publik ini meraih gelar juara kedua kalinya sejak terakhir diraih 2022 silam.
"Saya apresiasi event ini harus bergulir terus. Apalagi baru saja pemecahan rekor, juara bertahan dikalahkan sama juara baru. Mudah-mudahan tahun depan ada juara baru lagi," kata Erick.
Lebih lanjut, Erick menegaskan bahwa sinergi dan kolaborasi antara federasi, operator liga, serta para pewarta adalah kunci penting dalam membangun ekosistem sepak bola nasional yang lebih baik.
"Saya berharap tentu kami juga terus berkesinambungan antara PSSI, Liga, dan juga semua rekan-rekan media," pungkasnya.
Sebagai pimpinan tertinggi di sepak bola Indonesia, Erick memastikan bahwa PSSI tidak alergi terhadap masukan dari pers. Baginya, insan pers adalah pengawal sekaligus sahabat yang berperan penting dalam memajukan sepak bola Tanah Air.
"Kritik dan saran selalu terbuka karena kita bagian dari tentu dunia olahraga, sepak bola yang harus terus bersahabat, tapi juga terus menjaga tentu kredibilitas agar sepak bola kita terus maju," tutup Erick.