Fitnah 4 Parpol, Akhirnya Victor Nasdem Resmi Dipolisikan

0

telusur.co.id | Jakarta | Pernyataan politisi Nasdem di Kupang yang secara eksplisit mengatakan PAN, PKS, Gerindra dan Demokrat sebagai partai pendukung khilafah dan bahkan disamakan dengan PKI 1965 yang layak dibunuh, berbuntut panjang.

DPP PAN dan parpol lainnya, Jumat (8/4) siang resmi melaporkan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI, Viktor Laiskodat, ke Bareskrim Polri di Jakarta.

Sebelumnya, seperti terlihat dalam potongan video yang beredar luas di jejaring media sosial, politikus Nasdem itu menyebut menyinggung keempat parpol tersebut sebagai partai yang mendukung kelompok ektremis Islam di Indonesia.

Pernyataan Victor Layskodat yang dinilai berisi ujaran kebencian itu, disampaikannya pada acara deklarasi Paket Calon Pilkada Serentak 1 Agustus 2017 lalu, di Tarus Kupang, Nusatenggara Timur.

“Materi pidato yang bersangkutan juga berisi fitnah, dan pencemaran nama baik institusi partai politik yang diakui secara hukum keberadaannya di NKRI, yakni PAN, partai Demokrat, partai Gerindra dan PKS,” ujar Surya Imam Wahyudi, Badan Hukum dan HAM DPP PAN sebagaimana tertulis dalam laporannya.

Pidato Victor Layskodat juga menurut Wahyudi dinilai jelas-jelas telah menimbulkan keresahan dan menciderai demokrasi yang seharusnya dibangun dengan elegan, sehingga patut diduga kuat telah terjadi peristiwa pidana sesuai ketentuan hukum dan perundang-undangan.

“Sebagaimana dimaksud dalam pasal 156  / 156 a KUHP, pasal 28 ayat 2 juncto pasal 45 ayat 2 UU No.11 tahun 2008 tentang ITE, dan termasuk pasal 4 dan 16 UU No.40 tahun 2008 tentang Diskriminasi,” ujarnya | red-03 |

 

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini