telusur.co.id | Cikarang | Belum lagi proyek kota baru Meikarta, mereda dari pergunjingan publik, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, kembali akan melakukan pengembangan daerah dengan membuka peluang bisnis kepada investor maupun pengusaha, baik skala nasional hingga internasional.

Alasannya, agar lebih dapat tertata dan mampu meningkatkan pendapatan daerah.

“Ini dilakukan guna meningkatkan pendapatan daerah, yang langsung terintegrasi kepada perkembangan teknologi maupun dapat mengcover tenaga kerja, sehingga nilai pengangguran dapat ditekan,” kata Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, Ahad (18/8) di Kabupaten Bekasi.

Menurut dia dengan adanya investor-investor asing maupun lokal, tentunya perkembangan suatu daerah dapat lebih baik lagi dan sisi kedinasan akan berjalan sesuai harapan.

Selain itu, bila perkembangan Kabupaten Bekasi menjadi lebih, dilihat dari integrasi setiap kecamatan, maka nilai-nilai sosial, kesehatan maupun ekonomi akan ikut terangkat.

BACA JUGA :  Ridwan Kamil Akan Panggil Sejumlah Staf Terkait Meikarta

Karena itu masih menurut Neneng, semua itu tentunya harus ada kesinambungan dari investor-investor asing atau lokal, agar perkembangan daerah dapat lebih baik dan memiliki nilai investasi yang tinggi.

“Namun bila nilai-nilai tersebut tidak dapat berjalan dengan baik, maka ketertinggalan setiap daerah tidak dapat dipungkiri,” katanya.

Nilai-nilai penting dalam perjuangan suatu daerah itu tentunya harus terus dijaga dengan baik. “Dalam hal ini seharusnya masyarakat juga wajib membantu, agar Kabupaten Bekasi tetap pada fungsinya,” harap Neneng.

Perkembangan Kabupaten Bekasi menurutnya juga tidak luput dari 4000 kawasan industri yang menciptakan berbagai produk dan melibatkan pekerja-pekerja terampil.

Inilah kata Neneng yang akan menjadi salah satu acuan, dimana peran aktif pengusaha dapat lebih terjamin bila ada kerjasama dengan pemerintah daerahnya.

BACA JUGA :  Nama Tjahjo Kumolo Disebut Dalam Sidang Kasus Meikarta

Itulah sebabnya, dalam hal ini Pemkab Bekasi juga meminta kepada seluruh elemen atau unsur masyarakat dapat memberikan informasi terkait perkembangan yang ada, agar dapat berjalan dengan baik.

Karenanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi meminta kepada masyarakat untuk terus mengkritisi, agar ada kesinambungan dalam perkembangan daerah.

“Ini perlu dilakukan, agar perintah daerah dapat mengintervensi kedalam, dan juga akan melakukan evaluasi terkait kritikan atau saran,” katanya.

Bila itu tidak dilakukan oleh masyarakat, maka tidak akan berimbang informasinya. “Tentunya pemerintahan ini juga akan dipertanyakan, terkait tugas pokok dan fungsinya,” pungkas Neneng. | red-03/Ant |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini