telusur.co.id | Denpasar |  Setelah sebelumnya jajaran Demokrat Bali meminta restu kepada DPP di Jakarta untuk pasangan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Dharma-Kerta) di Pilgub Bali 2018. Tampaknya, Ketua Umum DPP Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY langsung kepincut dengan duet ini.

Bahkan, berdasarkan informasi yang diterima, dalam rapat yang digelar oleh Majelis Tinggi DPP Demokrat di Cikeas, Bogor, Selasa (21/11) selain memutuskan mengusung duet Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak di Pilgub Jatim, rapat tersebut juga memutuskan untuk mengusung duet Dharma-Kerta di Pilgub Bali 2018. Saat awak media ingin mengkonfirmasi kebenaran kabar tersebut. Ketua DPD Demokrat Bali, Made Mudarta membenarkannya, bahkan mengatakan bahwa pihaknya memutuskan untuk mengeluarkan rekomendasi lebih dahulu diantara parpol yang tergabung di dalam Koalisi Rakyat Bali (KRB) karena tidak ingin menunggu terlalu lama terkait kejelasan paslon di KRB. Apalagi, menurutnya masyarakat sudah menunggu-nunggu kejelasan dari calon yang akan diusung oleh KRB.

BACA JUGA :  Fandi Utomo: Jika Syarat Tak Di Penuhi Demokrat Tolak Perppu Ormas

“Partai harus menjadi contoh dan teladan, cepat mengambil keputusan. Menunggu terlalu lama adalah pekerjaan yg kurang menyenangkan. Rakyat sedang menanti keputusan cepat dari parpol yang berkoalisi di KRB untuk melahirkan paslon agar segera bisa tersosialisasi dengan baik ditengah masyarakat Bali,” tegasnya saat dikonfirmasi, Kamis (23/11/2017).

Pun begitu, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan parpol lainnya yang berada di dalam KRB terkait keputusan Demokrat tersebut. “Sedang dikoordinasikan dengan kawan koalisi,” akunya. | red-010

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini