telusur.co.id | Bali | Setelah ditutup beberapa hari, akhirnya Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, beroperasi kembali mulai pukul 15.00 WITA. Pembukaan bandara karena abu Gunung Agung di Kabupaten Karangasem menjauhi kawasan udara bandara.

Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV Herson di Denpasar, Rabu mengungkapkan berdasarkan pemantauan tim dan dari laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta lembaga terkait lain seperti Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) di Darwin, Australia membeberkan jika arah angin kea rah Lombok. “Abu gunung mengarah ke Lombok mengikuti arah angin,” katanya.

BACA JUGA :  Abu Vulkanik Gunung Agung Bergerak Ke Selatan Dan Barat Daya

Selain itu diperkuat dengan penurunan level penerbangan dari indikator “merah” menjadi “orange” pada Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Herson mengatakan keputusan untuk membuka kembali operasional penerbangan itu diputuskan dalam rapat evaluasi yang dihadiri PT Angkasa Pura I Bandara I Gusti Ngurah Rai, Lanud Ngurah Rai, BMKG, Polsek Bandara, Airnav dan Basarnas.

Pihak terkait, kata dia, akan terus memantau perkembangan terkini terkait operasional bandara termasuk informasi erupsi Gunung Agung.

Sebelumnya Bandara Ngurah Rai ditutup sejak pukul 07.00 WITA pada Senin (27/11) dan diperpanjang hingga rencana pada Kamis (30/11) pukul 07.00 Wita.

BACA JUGA :  Aktivitas Vulkanik Gunung Agung Meningkat, Status Dinaikkan Jadi Siaga

Sejumlah jadwal penerbangan yang sebelumnya batal terbang, kini akan kembali dijadwal ulang untuk menerbangi rute domestik dan internasional. | red-4/ant |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini