telusur.co.id | Jakarta | Anggota Badan Majelis Kehormatan Dewan (MKD) Ahmad Safi’i menegaskan, bahwa MKD tak akan masuk kedalam permasalahan yang sedang di hadapi ketua DPR RI, Setya Novanto.

“Karena itu kan proses hukum silahkan saja,” ujarnya di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/11).

Meski Setya Novanto telah di tetapkan tersangka, menurut anggota komisi III DPR RI, posisi masih tetap sebagai anggota dewan yang juga ketua DPR RI.

Pasalnya, dalam Undang-Undang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3) dengan jelas menyatakan bahwa posisi anggota dewan dapat di berhentikan setelah mendapatkan putusan inkrah dari pengadilan.

BACA JUGA :  RUU Terorisme Dibawa ke Paripurna Pekan Ini

“Kalau orang tersangka kan masih ada  upaya upaya hukum. Terbukti kan yang lalu lolos,” jelasnya.

Tak hanya itu, politisi Partai Gerindra ini mencontohkan kekalahan KPK dalam peradilan yang dilakukan oleh La Nyalla Mataliti. Bahkan kata dia, dalam kasus La Nyala KPK sampai tiga kali kalah di praperadilan.

“Sampai tiga kali lolos di praperadilan. Kita juga masih menganggap seperti itu,” tukasnya.| red-06 |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini