telusur.co.id | Jakarta | Pertemuan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar dengan seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tingkat I, Sabtu (25/11) di Hotel Sultan – Jakarta, memutuskan jika praperadilan yang diajukan Ketua Umum Golkar Setya Novanto ditolak dipastikan Munaslub Golkar bakal digelar.

Ketua Forum Silaturahmi DPD I Partai Golkar, Ridwan Bae mengatakan sebanyak 34 pengurus DPD tingkat I mendukung hasil keputusan rapat pleno DPP yang mengangkat Idrus Marham sebagai Plt. Ketua Umum Golkar, sampai ada keputusan sidang praperadilan yang diajukan Setnov.

“DPD memahami dan konsisten mendukung dan melaksanakan keputusan yang dimaksud,” ujar Ridwan Bae saat membacakan sikap para pimpinan DPD I Partai Golkar, usai pertemuan.

BACA JUGA :  Sidang PN Tipikor Digelar Sehari Sebelum Putusan Praperadilan, Setnov Makin Tersudut

Meski begitu, menurutnya seluruh kader tetap akan mencermati dinamika politik yang ada, dan berkomitmen tetap mematuhi aturan organisasi partai dan AD/ART Partai Golkar. “Kita tetap mencermati dinamika yang ada dan berkomitmen melaksanakan,” tegasnya.

Di tempat yang sama, meski Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Golkar Idrus Marham menegaskan tetap menunggu praperadilan Setya Novanto selesai dulu untuk menggelar  Munaslub, namun seperti diungkapkan Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu I DPP Golkar Nusron Wahid, suasana kebatinan yang berkembang dalam forum pertemuan tersebut menginginkan adanya munaslub untuk memilih ketua umum baru.

“Suasana kebatinan mengarah ke sana (munaslub). Kalau ada bahasa yang agak halus itu dalam rangka bahasa jaga perasaan (Novanto). Tapi memang rata-rata punya kesadaran partai ini kalau mau selamat memang harus ada munaslub. Hanya masalah waktu,” kata Nusron.

BACA JUGA :  KPK Segera Layangkan Surat Penetapan dan Jadwalkan Penyidikan Tersangka Setnov

Bahkan Nusron menegaskan, kalaupun Setnov menang di praperadilan, Golkar tetap akan menggelar munaslub. Karenanya, Ia memprediksi sebelum 15 Desember munaslub sudah digelar.

“Semua pihak kini tengah mencermati situasi politik terkini, dalam rangka menyambut munaslub,” ujarnya.

Munaslub Golkar, menurut Nusron sepertinya akan digelar di Jakarta, karena hanya ada satu agenda yakni memilih ketua umum baru.

“Setelah ketua umum baru terpilih, barulah akan ada pembicaraan mengenai Ketua DPR baru,” ujarnya | red-03 |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini