telusur.co.id | Jakarta | Partai Golongan Karya (Golkar) memerintahkan seluruh kader dan jajaran partai tetap solid meskipun Ketua Umum Setya Novanto, telah ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Jadi suara yang berkembang saat ini adalah kita diminta untuk solid dalam menyikapi persoalan,” ujar politisi Golkar Satya Widya Yudha, di komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/11).

Perintah yang dikeluarkan DPP Golkar pun bukan tanpa alasan. Ia melihat, apa yang dilakukan Golkar sebagai bentuk mempertahankan suara partai di Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.

“Yang jelas saya tidak bisa mewakili anggota pleno, jadi kita tunggu aja nanti supaya nanti ada hasil,” ucapnya.

BACA JUGA :  Ini Bukti Ketum Golkar Tidak Peduli Kader

Terkait rapat pleno yang akan di selenggarakan pada Selasa (21/11), Wakil Ketua Komisi VII, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR ) meminta seluruh pengurus partai mengutamakan kepentingan partai.

“Yang menjadi perhatian saat ini tentunya roda organisasi agar berjalan dengan mekanisme yang benar,” pungkasnya.| red-06 |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini