telusur.co.id | Jakarta | Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon meminta Pemerintah Indonesia melakukan langkah tegas pada Pemerintah Myanmar jika Negara tersebut tak mampu menyelesaikan kasus umat Muslim Rohingya.

“Boikot produk Itu bisa salah satu langkah, kalau perlu putus saja hubungan diplomatik dengan Myanmar kalau tidak bisa,” ujarnya di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/11).

Langkah pemutusan hubungan diplomatik itu bukan tanpa alasan. Menurut Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), hal itu salah satu bentuk komitmen sebagai penggagas Negara Asean.

BACA JUGA :  Fadli Zon Kritik Pemerintah Soal Lemahnya Rupiah

“Ini langkah harus dipaksa karena gak ada gunanya juga kalau Myanmar tidak bisa menerima ini,” tegasnya dengan gamblang.

Myanmar, lanjut pria asal Sumatera Barat (Sumbar) seharusnya melindungi rakyatnya. Bukan melakukan pembantaian yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa hingga mengungsinya muslim Rohingya ke negara-negara di kawasan Asean.

“Engga ada gunanya Myanmar dengan kita Kalau mereka menindas rakyatnya sendiri hingga terusir terbunuh,” ucapnya.

Seperti yang diketahui pimpinan DPR RI Fadli Zon menerima Kedutaan Besar Negara Bangladesh, Azmal Kabir. Pertemuan itu sebagai bentuk mencari jalan keluar terhadap pengungsi muslim Rohingya hingga ke Banglades.| red-06 |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini