telusur.co.id l Jakarta l Duet Muhaimin Iskandar-Agus Harimurti Yudhoyono atau Cak Imin-AHY for Capres dan Cawapres 2019 sempat menghebohkan perpolitikan nasional. Sebab, dideklarasikan diberbagai daerah.

Namun, duet Cak Imin-AHY ditolak petinggi Partai Demokrat, karena tingkat elektabilitas AHY lebih tinggi dari Cak Imin. Untuk itu, Demokrat malah menawarkan AHY-Cak Imin untuk Pilpres 2019.

Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon mengungkapkan, berdasarkan hasil survey terbaru angka elektabilitas Jokowi mencapai 41,2 persen, lalu disusul Prabowo 21 persen nah AHY walaupun angkanya kecil yakni 2,9 persen tetapi lebih tinggi dari Cak Imin dan Zulkifli Hasan.

BACA JUGA :  Sandiaga Ke Moskow Pelajari Tata Kelola Lalu Lintas

“Kalau ada depresi-deklarasi CIA (Cak Imin-AHY) ini kurang tepat, harusnya AHY-Cak Imin. Kalau ini bicara angkanya. jadi ini luar biasa dan kita harus optimis,” ungkap Jansen. Kamis (9/11).

Kalaupun dalam kapasitas Cawapres, lanjut dia, nama AHY masih cukup tinggi dari Cak Imin. “Hari ini untuk kandidat wakil presiden yang paling tinggi adalah AHY angkanya 14,3 persen ini Wapres 2019,” sebutnya.

Ada juga survey menyebutkan siapapun tokoh yang berpasangan dengan AHY elektibilitasnya akan naik. Nomor dua baru Gatot Nurmantyo 10,8 persen, nomor tiga  Anies Baswedan dan berikutnya ke bawah. “Kalau Cak Imin disini 1,5 persen. Memang agak jauh, makanya saya katakan CIA kemarin kurang pas, jadi itu terkait masalah wakil presiden,” tuntasnya. l red-4 l

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini