telusur.co.id l Riau l wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengingatkan kepada pemerintah mengenai krisis pangan, karena kedaulatan petani diabaikan oleh pemerintah.

Ucapan itu diucapkan Fadli saat menjadi pemateri pada Seminar Internasional di kampus Universitas Islam Riau (UIR), Rabu, 29 November 2017 dengan tema “Peran Mahasiswa dalam Rangka Optimalisasi Produktivitas Pembangunan dan Perlindungan Sektor Pertanian Demi Terwujudnya Kedaulatan Pangan”.

Kegiatan seminar ini merupakan rangkaian acara Dies Natalis Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau yang dilaksanakan sejak dua hari kemarin (27-29/11/2017). Acara dihadiri oleh Rektor Universitas Islam Riau (UIR), Syafrinaldi beserta jajaran wakil rektor Dekan Fakultas Pertanian UIR Ismail beserta unsur pimpinan fakultas lainnya serta ratusan mahasiswa-mahasiswi Universitas Islam Riau.

BACA JUGA :  Fadli Zon Terpilih Sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Perkumpulan Filatelis Indonesia

Pada kesempatan seminar tersebut, Fadli Zon membicarakan satu hal yang penting yaitu masalah kedaulatan pangan dan krisis regenerasi petani di Indonesia. “Salah satu masalah serius yang menghambat pencapaian target pembangunan pertanian Indonesia adalah krisis regenerasi petani,” ungkapnya.

Pada 2013, BPS mencatat bahwa dalam kurun waktu sepuluh tahun (2003-2013), terjadi penyusutan jumlah petani di Indonesia sebanyak 5 juta petani. Dilihat dari struktur usia 60,8 persen petani di Indonesia adalah mereka yang berusia di atas 45 tahun.

Indeks ketahanan pangan Indonesia, sebagaimana yang diukur dalam Global Food Security Index, juga terus merosot, dari posisi ke-62 dari 105 negara (skor antara 0-100) pada 2012, anjlok ke posisi ke-74 dari 109 negara pada 2015.

BACA JUGA :  Fadli Zon : Dolar Naik, Peternakan Ayam Tercekik

Fadli Zon menyampaikan bahwa kebijakan pemerintah harus kembali memprioritaskan sektor pertanian. Meminjam istilah Bung Karno, urusan pangan merupakan soal hidup dan matinya sebuah bangsa. “Itu sebabnya kita harus memberi perhatian serius terhadap masalah ini. Bung Karno menekankan pentingnya para pemuda Indonesia untuk belajar pertanian, peternakan, serta ilmu-ilmu agro-kompleks lainnya, karena dalam bidang-bidang keilmuan itulah terletak soal hidup dan matinya bangsa.”

Ke depan, Fadli berharap Fakultas Pertanian Universitas Islam Riau bisa terus maju dan berkembang, serta menghasilkan para sarjana yang terlibat dalam mengatasi masalah pangan negeri. I Iskandar l

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini