telusur.co.id | Medan | Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi merasa bangga dan mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Lafran Pane yang merupakan asal daerah itu.

“Penganugerahan Pahlawan Nasional kepada Lafran Pane membanggakan dan diharapkan penghargaan itu semakin menanamkan rasa bangga pada generasi muda Sumut,” ujarnya, Jumat (10/11) di Medan usai melakukan berbagai kegiatan memperingati Hari Pahlawan di Sumut.

Lafran Pane bersama tiga orang lainnya mendapat penghargaan Pahlawan Nasional dari Presiden di peringatan Hari Pahlawan di Jakarta.

Baca : Presiden Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional Untuk Lafran Pane dan 3 Tokoh Lainnya

BACA JUGA :  Proses Panjang Gelar Pahlawan Nasional Lafran Pane

Menurut HT Erry, Lafran Pane juga tercacat sebagai pendiri Himpunan Mahasiswa Islam atau HMI, yang pada 17-19 November 2017 mendatang akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional ke-10 Korps Alumni HMI di Medan yang juga akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Apresiasi yang sama juga disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPR RI asal Sumatera Utara, Fadly Nurzal yang dengan penuh rasa haru dan bangga mengatakan pemberian anugerah gelar Pahlawan Nasional kepada Lafran Pane merupakan kado terindah menyambut Hari Pahlawan untuk ummat Islam khususnya keluarga besar HMI.

BACA JUGA :  Fadly Nurzal : Hari Ini Negara Beri Kado Terindah Untuk Keluarga Besar HMI

Baca : Fadly Nurzal : Hari Ini Negara Beri Kado Terindah Untuk Keluarga Besar HMI

“Gelar Pahlawan Nasional untuk ayahanda Lafran Pane itu, merupakan kado terindah buat ummat Islam di Indonesia, khususnya keluarga Besar HMI,” ujar Fadly Nurzal, Kamis (9/11) usai menjumpai seniornya aktifis HMI Cabang Medan di era 70an, Bahtiar Chamsyah, di Jakarta. | red-03/ant |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini