telusur.co.id | Tabanan | Anggota Komisi I DPR RI, Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra alias Gus Adhi menggandeng Kementerian Kominfo menggelar serangkaian kegiatan untuk mengajak generasi muda guna bersama-sama ikut melestarikan budaya dengan tema “Pemuda Peduli Budaya Bangsa”.

Rangkaian kegiatan ini, diawali dengan acara dialog publik yang menyasar kalangan pelajar dan mahasiswa. Lalu ditutup dengan parade budaya yang digelar di Taman Makam Pahlawan Pancaka Tirta Tabanan, Sabtu (25/11) malam.

Kegiatan tersebut berlangsung sangat meriah. Bahkan, ditampilkan sejumlah kelompok seni budaya dari kalangan pelajar dan muda-mudi di Bali.

Menurut anggota Komisi I DPR RI AA Bagus Adhi Mahendra Putra, sebagai salah satu upaya pemerintah serta pihaknya bersama-sama mengajak generasi muda di Pulau Dewata untuk peduli terhadap budaya Bali yang adiluhung.

“Kami dari anggota Komisi I DPR bersama Kominfo, memiliki visi yang sama melestarikan budaya. Jadi kami bersinergis membuat kegiatan semacam ini,” katanya.

Dikatakan Gus Adhi demikian ia akrab disapa, dipilihnya kelompok pelajar dan muda-mudi karena sebagai generasi muda, merekalah yang akan melanjutkan pembangunan bangsa ini.

BACA JUGA :  Cagub Bali Jalur Independen Sepi Peminat

“Karena itu, kegiatan ini menyasar generasi muda karena di pundak pemudalah, roda pembangunan akan diteruskan dan dijalankan,” ungkapnya.

Apalagi daerah Bali, lanjut politisi Golkar ini, budayanya sudah terkenal ke mancanegara hingga para turis tertarik berkunjung kemari. Industri pariwisata Bali akhirnya berkembang pesat dan memberi penghidupan yang layak terhadap masyarakat dan daerahnya.

“Bali tidak akan jadi apa kalau budayanya tidak dilestarikan. Jadi penting sekali peran generasi muda khususnya di bidang kebudayaan untuk ikut aktif melaksanakan pembangunan,” ungkap Ketua Depidar SOKSI Bali ini.

Di tempat yang sama, Direktur Pengelolaan Media Publik Kementerian Kominfo, Sunaryo mengatakan, generasi muda saat ini sebagai generasi milenia harus menjadi pelaku sekaligus penjaga serta pelestari seni dan budaya Nusantara.

Ditambahkannya, generasi muda sebagai generasi milenia harus menggunakan kebudayaan untuk merekatkan persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

BACA JUGA :  SBY Sarankan BPK Audit Dana Petemuan IMF-Bank Dunia di Bali

“Jangan sampai budaya Nusantara tidak dipelihara dan dikelola dengan baik karena lama kelamaan budaya kita ini akan punah atau diambil negara lain,” ujarnya mengingatkan.

Kepada generasi muda Bali dan khususnya Kabupaten Tabanan, ia mengajak agar selalu menjaga, melestarikan dan mengembangkan seni budaya nusantara khususnya Bali.

“Tadi ada ditampilkan tarian kreasi baru yang merupakan tari ikon Tabanan. Ini inovasi dan kreativitas dalam pengembangan kesenian,” ujarnya.

Bali diakuinya, memiliki adat, tradisi, seni dan budaya yang sangat beragam. Meski digempur oleh arus globalisasi dan modernisasi, tetapi masyarakatnya tetap ingat untuk menjalankan sekaligus melestarikannya.

“Bali ini terkenalnya karena adat seni budayanya sehingga pariwisata Bali terkenal ke seluruh dunia. Nyatanya dunia internasional lebih mengenal Bali daripada Indonesia karena apa ya karena adat seni dan budayanya yang beragam,”ucapnya memuji.

Dilanjutkannya, Kementerian Kominfo juga memiliki tugas dan tanggungjawab melestarikan seni dan budaya Nusantara dengan mensosialisasikan kebhinekaan melalui kebudayaan. | red-010

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini