telusur.co.id | Jakarta | Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Hamid Muhammad mengatakan kasus video viral di dunia maya, bukan kasus penganiayaan seorang guru terhadap siswa, melainkan pertengkaran antar siswa.

“Kami sudah mengecek ke Kepala Dinas Kalimantan Barat, yang menjelaskan bahwa kejadian video viral tersebut, pelakunya bukan guru tapi antar siswa. Siswa tersebut posturnya seperti orang dewasa, karena gemuk. Siswa tersebut karena postur tubuhnya sering dibully oleh teman-teman,” kata Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Hamid Muhammad seusai melepas peserta Tim Karate SD dan SMA, dan 11th International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) di Kemdikbud, Jakarta, Selasa (7/11/2017).

Menurut Hamid, karena sering dibully siswa gemuk tersebut mencapai puncaknya dan memukul temannya yang membully dia.

“Kepala sekolah sudah mendamaikan siswa-siswa yang bertengkar tersebut,” kata Hamid Muhammad mengutip laporan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar.

Sementara itu, Komisioner Bidang Pendidikan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf kepada Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan.

Menurut Retno, dalam kasus ini sebagai Kombid Pendidikan dia mengakui hanya melakukan pengecekan melalui berita di media online terkait pengaduan kasus video kekerasan sekolah yang sedang viral sebagai bentuk respon awal.

“Karena selanjutnya saya berkomunikasi dengan pihak Kementerian PPPA dan juga Kemdikbud untuk menindaklanjuti kebenaran berita tersebut,” katanya.

“Kedua, saya pribadi sebagai Kombid Pendidikan tidak mengira bahwa pemberitaan tanggapan awal KPAI sangat masif, karena hampir dimuat di begitu banyak berita online. Respon cepat tersebut sesungguhnya hanya sebagai bentuk kepedulain KPAI terhadap perlindungan anak,” katanya.

“Sehubungan dengan hal tersebut, maka dengan ini saya selaku Kombid Pendidikan KPAI menyampaikan permohonan maaf atas semua ketidaknyamanan akibat rilis yang kami buat,” ujarnya. | Red-05 |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini