telusur.co.id | Jakarta | Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang, H MS Kaban menyebutkan tdak ada satupun anggota parlemen daerah di seluruh Indonesia yang sampai menabrak tiang listrik akibat prilakunya yang menyimpang dari amanah rakyat.

Pernyataan sindiran atas prilaku anggota legislatif ini disampaikan Kaban saat membuka acara Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Silaturrahim Nasional Anggota DPRD Partai Bulan Bintang se-Indonesia, Selasa (2/11) di Grand Cempaka Hotel, Jakarta Pusat.

“Namanya juga parlemen, dari kata parle yang artinya ngomong. Jadi anggota parlemen itu modal kerjanya harus ngomong, dan omongannya itu harus dipertanggungjawabkan. Untungnya tak satupun anggota parlemen dari PBB sampai harus menabrak tiang listrik, untuk mempertanggungjawabkan omongannya,” ujar Kaban saat memberikan pengarahan kepada ratusan anggota DPRD PBB dari seluruh daerah di Indonesia.

Kaban juga kembali mengingatkan para anggota legislatif dari partainya, harus siap mempertanggungjawabkan apa yang diomongkan dan dilakukannya selama ini. Secara spesifik ingat Kaban, Allah menyebutkan dalam Qur’an Surat 24:24¬†¬†pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.

BACA JUGA :  Soal Koalisi Keumatan, Gerindra Bantah Tak Ajak PBB

Yauma tasyhadu ‘alaihim alsinatuhum wa-aidiihim, Majelis Syuro itu kalau ngomong harus pakai ayat. Jadi ingat, pada satu hari nanti anda semua para anggota legislatif lidah dimulutnya akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang sudah diomongkan, tangan juga dimintai pertanggungjawaban, apa yang sudah anda ambil dan anda tandatangani, termasuk kaki sudah melangkah kemana selama ini,” tegas Kaban.

Terkait penyelenggaraan Bimtek kali ini, Kaban juga menyebutkan bahwa acara yang digelar bekerjasama dengan Kemendagri ini merupakan momentum berharga untuk memperkaya informasi bagi semua anggota parlemen.

“Sekecil apapun informasi itu harus dicerna dengan baik, ingat acara ini dibiayai rakyat melalui APBN dan APBD, jadi hati-hati jangan main-main. Kalau agendanya tiga hari, ya ikuti tiga hari tuntas, jangan sampai ada yang ketinggalan,” jelas mantan Menteri Kehutanan ini.

Terkait posisi PBB yang pada akhirnya setelah melalui proses di Bawaslu kemudian diterima berkas pendaftarannya untuk mengikuti tahapan Pemilu berikutnya sesuai PKPU bersama partai lain yang lebih dulu diterima proses pendaftarannya, menegaskan bahwa partainya sudah bisa dipastikan akan menjadi Peserta Pemilu 2019.

BACA JUGA :  Hasil Mukernas PBB Calonkan Yusril Sebagai Capres atau Cawapres

Karena itu Kaban juga menginstruksikan kepada para anggota parlemen PBB di semua daerah, bahwa sekarang ini merupakan momentum untuk membuktikan kemampuan para anggota legislatif dari PBB dalam membesarkan partai di daerah pemilihannya masing-masing.

Sementara itu menurut, Ketua Panitia Pelaksana Yunasdi, penyelenggaraan Bimtek yang diikuti ratusan kader PBB yang menjadi anggota DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota dari sejumlah daerah ini, karena alasan prioritas kerja DPP yang belakangan harus fokus pada proses pendaftaran PBB sebagai peserta pemilu terpaksa diundurkan pelaksanaannya sekitar 2 bulan.

“Setelah sempat tetunda, alhamdulillah hari ini bisa kita laksanakan,” ujar Yunasdi seraya menjelaskan bahwa sebagian peserta hingga malam saat acara pembukaan masih berada diperjalanan menuju lokasi kegiatan. | red-03 |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini