telusur.co id | Jakarta | Pengesahan Perppu ormas menyebabkan aktivis ILUNI UI secara bersama memutuskan akan melawan dan memimpin gerakan penyelamatan demokrasi Indonesia. Hal ini dinyatakan dalam konferensi pers ILUNI UI di Bakoel Koffie Cikini, 10 November 2017.

Pada momentum hari pahlawan 2017 tersebut Ikatan Alumni UI (ILUNI) 21 Juli secara resmi mengajukan gugatan hukum ke PTUN atas dibubarkannya badan hukum dari ILUNI UI tersebut.

Ketua Umum ILUNI UI, Ima Soeriokoesoemo menilai, Perppu yang disahkan menjadi UU ormas sebagai bentuk pembungkaman atas kebebasan dan berserikat.

“Perppu ormas yang di sahkan menjadi UU ormas merenggut kebebasan dan berserikar,” ujarnya dalam keterangan yang di terima di Jakarta, Minggu (12/11).

BACA JUGA :  Iluni UI Siap Beri Bantuan Hukum Zaadit

Ima menambahkan organisasi Alumni UI yang ada kurang mengindahkan aturan-aturan yang disepakati seperti AD/ART. Di samping itu sebagai organisasi perkumpulan secara prinsip demokrasi tidak boleh organisasinya mengklaim semua orang yang lulus dari UI menjadi anggota organisasi tersebut.

Oleh karena itu para mantan Aktivis Mahasiswa UI membentuk ILNUNI UI Badan Hukum dengan prinsip keanggotaan secara aktif. Kami para mantan aktivis mahasiswa UI ingin berpartisipasi menyumbangkan pemikiran, tenaga dan energi untuk kemajuan bangsa dan negara dengan membentuk organisasi Alumni.

Salah satu aktivis UI tahun 1974, Salim Hutadjulu mengatakan, gugatan ILUNI UI Badan Hukum wajar dan tepat dilakukan karena pemerintah melalui Dirjen AHU Kementrian Hukum telah gagal melindungi kebebasan yang paling asasi warganya yaitu kebebasan berbicara dan berserikat.

BACA JUGA :  Dukung Pansus Angket DPR, ILUNI UI : Kalau KPK Bersih, Kenapa Takut..?

“Perppu Nomor 2 Tahun 2017 telah terbukti “membunuh” kebebasan berserikat Alumni UI” ujar Ramli Kamidin, salah satu wakil ketua ILUNI UI. Kebebasan berserikat tambahnya, adalah hak masyarakat yang dijamin konstitusi dan Undang-Undang yang berlaku dalam negara Republik Indonesia. | red-06 |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini