telusur.co.id | Jakarta | Beberapa Organisasi Masyarakat (ormas) Islam rencananya akan menggelar aksi pada 2 Desember 2017. hal itu sebagai bentuk reuni memperingati tumpahnya jutaan umat Islam pada 2 Desember 2016 lalu.

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsuddin menilai aksi itu sah-sah saja dilakukan. Namun dirinya menegaskan tidak akan turut serta dalam aksi tersebut.

“Saya tidak ikut karena saya punya pendekatan tersendiri dalam amar makruf nahi munkar,” kata Din kepada wartawan di Jakarta, Kamis (30/11).

Dirinya melihat, masih ada cara lain untuk melakukan pengawasan jalannya roda pemerintahan yaitu dengan pendekatan khusus.

BACA JUGA :  Tegakkan Keadilan, Din Syamsuddin Ajak Kawal MK

“Perlu langkah strategis yang lebih menekankan praktik ke-Islaman dari pada menampilkan populisme keagamaan,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dalam keterangan yang di terima pada Rabu, (29/11), belum mengetahui soal izin penggunaan kawasan Monas, Jakarta Pusat, untuk kegiatan reuni Alumni 212 ke Pemprov DKI Jakarta.

“Belum tahu saya. Belum tahu. Karena itu kan nanti akan diputuskan oleh tim dan itu semua di bawah Pak Gubernur,” kata Sandi.| farouk iskandar |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini