telusur.co.id | Jakarta | Masyarakat diharapkan tidak perlu berlebihan dalam menyikapi permasalahan yang menimpa tersangka kasus e-KTP, Setya Novanto.

“Jangan juga berlebihan kita menghakimi dia (Setya Novanto). Biar proses hukum itu proses yang rasional, hormati prosesnya,” ujar Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshidiqie di Pondok Labu, Jakarta, Minggu (19/11).

Ia melihat, apa yang dilakukan publik saat ini diberbagai media sosial membuatnya merasa kasihan pada Novanto. “Kasihan tidak ada yang bela. Cuma satu orang,” katanya.

Sebagai warga negara, dikatakan Jimly sudah seharusnya mengedepankan rasa keadilan. Bukan mencerca dan memaki seseorang.

BACA JUGA :  Ada Apa Pemprov Jabar Batalkan Kebijakan Bupati Purwakarta? Sementara Jimly dan Habibie Memujinya

“Makanya dalam tradisi negara beradab, semua tersangka itu ditutup matanya. Supaya wajahnya tidak kelihatan. Supaya tidak jadi bahan gunjingan publik sebelum dia dihukum. Kan belum terbukti, mari hormati dulu,” katanya.

Untuk itu, dirinya mengimbau agar tradisi hukum Pancasila harus tetap di jalankan sesuai dengan budaya Indonesia yang saling menghargai antar sesama.| red-06 |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini