Jurkamnas yang juga Caleg Partai Gerindra, Ahmad Dhani/Foto: Net

telusur.co.id | Jakarta | Kuasa Hukum Ahmad Dhani Prasetyo, Ali Lubis, S.H mengatakan,  kasus yang di alami pentolan grup band Dewa yang juga Kliennya dianggap  tidak layak untuk dilanjutkan.

“Selaku kuasa hukum kami berpendapat seharusnya sejak awal laporan terhadap Ahmad Dhani ditolak karena beliau hanya menyampaikan pendapat yang merupakan hak konstitusionilnya yang dijamin oleh UUD 1945,” ujarnya dalam keterangan yang diterima wartawan telusur.co.id, di Jakarta, Kamis (30/11).

Menurut Lubis, secara teknis hukum ada tiga hal yang membuat laporan itu untuk tidak dilanjuti. Yang pertama terkait legal standing pelapor. “Kami mempertanyakan apa kerugian hukum pelapor sehingga merasa berhak melaporkan kasus ini,’ ucapnya.

BACA JUGA :  Curiga Kasus Hukumnya Ada Kejanggalan, Ahmad Dhani Ngadu Ke Pimpinan DPR

Kemudian lanjut Lubis, soal pemenuhan unsur-unsur tindak pidana dalam Pasal 28 ayat (2) junto Pasal 45A ayat 2 UU Informasi dan Transaksi Elektronik. Dirinya menilai, Kedua pasal tersebut mensyaratkan penyebaran informasi yang menimbulkan kebencian Suku, Agama, Ras dan Antargolongan.

“Kami menilai tweet tersebut bersifat umum dan tidak tendensius. Kami mempertanyakan suku apa, agama apa, ras apa dan golongan apa yang merasa menjadi target ujaran kebencian yang dituduhkan kepada Ahmad Dhani,” jelasnya.

Selain itu pihak kuasa hukum Dhani tak melihat isi tweet merupakan bentuk provokasi untuk melakukan tindak pidana, melainkan bentuk ekspresi ketidaksukaan yang wajar.

BACA JUGA :  Curiga Kasus Hukumnya Ada Kejanggalan, Ahmad Dhani Ngadu Ke Pimpinan DPR

“Sebagaimana kita ketahui bahwa perbuatan menista agama adalah perbuatan pidana di Indonesia, sehingga wajar kalau Ahmad Dhani menunjukkan ketidaksukaan kepada pendukung penista agama,” jelasnya lagi.

Atas dasar itu Lubis berharap, aparat kepolisian bisa bertindak secara profesional dalam menangani perkara Dhani. Sebab, jangan sampai menimbulkan penilaian kurang baik dari masyarakat.|farouk iskandar |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini