telusur.co.id | Kalteng | Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan mengatakan perkembangan jaman begitu cepat dan persaingan antar negara juga semakin ketat. untuk itu, dia menekankan anak bangsa harus mempunyai jiwa nasionalisme.

“Nasionalisme sekarang bukan lagi bambu runcing tetapi sebuah bangsa yang memiliki daya saing,” ujar Ketua MPR Zulkifli Hasan saat memberi Kuliah Umum di depan ratusan mahasiswa Universitas Palangkaraya, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, 27 November 2017.

Untuk mempunyai daya saing di nasional dan internasional maka mahasiswa harus memiliki dan menguasai ilmu dan teknologi agar bisa berkembang lebih baik. “Beruntung kalian bisa kuliah di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia,” ujar Zulkifli Hasan di depan peserta Kuliah Umum itu. Diharapkan para mahasiswa bersyukur karena banyak generasi muda yang tak bisa menikmati bangku kuliah.

BACA JUGA :  Sowan Ke Gedung Parlemen, Kazakstan Ajak Indonesia Perkuat Ekonomi

Pentingnya ilmu, menurut Zulkifli Hasan, bisa membuat sebuah bangsa memiliki daya saing dan produktifitas yang tinggi. Ia mencontohkan rekayasa genetika di Thailand dan Jepang serta negara seperti Selandia Baru membuat mereka unggul dalam sektor pertanian dan peternakan.

Untuk itulah Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya bangsa ini menguasai ilmu. “Tanpa produktifitas dan kreatifitas kita akan menjadi bangsa kuli,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan juga mendorong agar para mahasiswa paham sejarah bangsa. “Bila kita paham sejarah maka kita akan mencintai bangsa ini,” paparnya. | red-4 |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini