telusur.co.id | Jakarta | Komisi II DPR menggelar Rapat kerja dengan Direktorat Jenderal Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) dan Direktorat Otonomi Khusus (Outsus).

Dalam rapat tersebut, komisi II mempertanyakan prihal kurangnya blangko Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP).

Anggota komisi II, Tagore Abu Bakar, mengkritik pedas Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menurutnya, pemerintah tak pernah mencari jalan keluar untuk menuntaskan persoalan kekurangan blangko.

“Masalah e-KTP sudah hancur-hancuran,” ucapnya dengan lantang di ruang komisi II, komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/11).

Sampai saat ini lanjut Abu, masih banyak Masyarakat di beberapa Daerah yang belum mendapatkan e-KTP.

Mereka selalu diberikan penjelasan bahwa pemerintah kekurangan bahan baku e-KTP. “Saya berharap mudah -mudahan bisadi selesaikan,” harapnya.

Untuk itu ia berharap, Kemendagri segera memberikan surat keterangan agar publik mengetahui secara pasti keterlambatan pengadaan e-KTP.| red-06 |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini