telusur.co.id | Denpasar | Ketua Majelis Daerah KAHMI Kota Denpasar, Achmad Baidhowi menyambut baik terkait dikabarkannya pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Lafran Pane
menjadi pahlawan nasional. Menurutnya, sosok Sang Pendiri HMI tersebut dianggap salah seorang intelektual terbaik yang pernah dimiliki Bangsa Indonesia pada masanya.

“Sosok Lafran Pane ini adalah sosok cendekiawan paripurna terbaik yang dimiliki oleh bangsa Indonesia pada zamannya,” katanya saat ditemui di kediamannya, Jumat (3/11/2017).

Dirinya melanjutkan, bahwa Lafran Pane sudah sepantasnya menjadi pahlawan nasional. Pasalnya, organisasi yang didirakannya yakni HMI merupakan salah satu kawah candradimuka intelektual bangsa.

“Beliau layak menjadi pahlawan nasional. Karena beliau berperan besar dalam mendirikan organisasi kemahasiswaan tertua dan terbesar di Indonesia. Yang mana HMI sudah melahirkan banyak kader-kader lintas profsei yang mempunyai kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan negara selama ini,” paparnya.

BACA JUGA :  Jokowi Sebaiknya Cari Cawapres Dari Kalangan Santri

Selain itu, menurutnya HMI juga memiliki peran besar dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan saat revolusi fisik 1945-1949. “Dan HMI juga berperan besar mempertahankan kemerdekaan dan Pancasila,” imbuhnya.

Terpisah, Koordinator Majelis Nasional Presidium KAHMI, Mahfud MD mengaku perjuangan untuk menetapkan Lafran Pane sebagai pahlawan nasional sudah dilakukan sejak dua tahun lalu. Hal ini disampaikannya usai dilakukanya pertemuan tertutup antara Korps Alumni HMI (KAHMI) dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (3/11/2017).

“Kami sebenarnya sudah lama mengusulkan ke Presiden, sudah sejak dua tahun lalu, tentang pendiri HMI agar diangkat dan ditetapkan menjadi pahlawan nasional,” katanya.

Mahfud juga menjelaskan pengajuan Lafran Pane sebagai pahlawan nasional sudah diuji oleh 27 kampus di Indonesia. Lafran mendirikan HMI di Yogyakarta pada 5 Februari 1947.

BACA JUGA :  Rusia Angkat Bicara Soal ‘Propaganda Rusia’ yang Disebut Jokowi

“Alhamdulillah, tadi Pak Presiden (mengatakan) Profesor Lafran Pane itu memang layak menjadi pahlawan nasional. Dan insyaallah pada tanggal 9 atau 10 bulan November ini, Bapak Presiden akan menganugerahkan gelar ke Lafran Pane sebagai pahlawan nasional,” kata Mahfud.

Sebelumnya, Menteri Sosial yang juga Ketua Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) menyebut Lafran Pane sebagai salah satu kandidat pahlawan nasional.  TP2GP adalah tim yang menggodok nama-nama kandidat pahlawan nasional sebelum diambil keputusan. Usulan TP2GP diajukan ke Presiden melalui Dewan Gelar Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan untuk mendapatkan persetujuan penganugerahan pahlawan nasional. | red-010

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini