telusur.co.id | Jakarta | Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi turun langsung ke Bandar Udara Soekarno-Hatta, Selasa (21/11) untuk menjemput warganya yang mengalami kecelakaan kerja dan terlantar hingga 4 tahun lamanya di Jeddah, Arab Saudi, hingga kondisinya cacat secara fisik.

TKI tersebut atas nama Irwanto Samin bin Afan, warga Kampung/Desa Cibinong RT 004/001, Kecamatan Jatiluhur. Irwanto mengalami kecelakaan kerja sejak dua tahun yang lalu. Kondisinya cacat. Selama dua tahun itu, Irwanto bersama istrinya hidup terlunta-lunta di Jeddah.

Usai berbincang dengan istri korban saat penjemputan, Bupati Purwakarta menuturkan bahwa kasus yang menimpa warganya itu selain izin tinggalnya di Jeddah Arab Saudi sudah habis, kemudian korban tertimpa beton saat bekerja yang mengakibatkan kedua kakinya patah.

BACA JUGA :  Golkar Kebingungan? Dedi Mulyadi Kembali Disebut-sebut Lagi

“Kemudian ke saya ada yang menghubungi melalui buruh migran, menyampaikan kronologis kejadiannya dan memerlukan biaya lebih kurang 120 juta untuk biaya pemulangan, biaya tiket, perawatan dan lain sebagainya,” ujar Dedi Mulyadi saat menjemput korban dan istrinya yang didampingi petugas BNP2TKI di Bandara Soekarno Hatta.

Karena itu, menurut penuturan Dedi, pihak  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta berupaya memulangkan korban pahlawan devisa itu bersama istrinya dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp 120 juta.

“Waktu itu saya meminta waktu satu minggu untuk mencairkan proses keuangannya, dan atas kerjasama dengan KJRI dan BNP2TKI bisa dipulangkan,” ujar Dedi.

BACA JUGA :  Diterjang Badai Politik, Dedi Mulyadi : Golkar Kritis, Harus Segera Diselamatkan..!

Dijelaskan Bupati Purwakarta yang diharapkan banyak warga untuk bisa tampil memimpin Jawa Barat ke depan ini, bahwa pihaknya selama ini menangani banyak hal sejenis.

“Kita sudah terbiasa ya, tahun ini saja sudah memulangkan 6 orang dari Saudi Arabia, 2 jenazah TKI yang meninggal dan 2 orang yang sakit, dan sekarang mengembalikan satu keluarga yang sakit. Alhamdulillah, yang penting Pemkab Purwakarta bertanggungjawab kepada warganya dimanapun berada, gak boleh ada yang orang Purwakarta yang sengsara di luar kota” ungkap Dedi yang juga Ketua DPD Golkar Jawa Barat ini. | red-03 |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini