telusur.co.id | Jakarta | Ketua DPR RI, Setya Novanto dengan tegas mengatakan, bahwa dirinya tak pernah mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kemarin panggilan pertama sebagai tersangka. Saya kaget baru pertama panggilan sebagai tersangka tahu-tahu ada penggeledahan dan surat penangkapan terhadap saya,” ujarnya saat di hubingi wartawan di Jakarta, Kamis (16/11).

Menurut setnov panggilan akrab Setya Novanto, dirinya tak pernah menerima uang hasil dari pengadaan elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) seperti yang di beritakan.

“Saya merasa dizalimi, saya sama sekali tidak pernah menerima uang. Bisa dicek di BPK maupun BPKP, ” ungkapnya.

BACA JUGA :  Soal Posisi Setnov, Fahri Hamzah : Ketua DPR Tak Bisa Diganti Tanpa Surat DPP Golkar

Tak hanya itu saja Ketua Umum Partai Golkar ini juga tengah melakukan langkah-langkah pengajuan judicial review ke Mahkamah Konstitusi atas UU MD3.

“Kami sedang melakukan upaya hukum. Saya mohon betul semua pihak mempertimbangkan masalah yang saya ajukan,” tuturnya.

Terkait apakah dirinya akan datang memenuhi panggilan KPK atau tidak, Setnov menegaskan bahwa dirinya akan datang usai acara pertemuan denga DPD I Golkar.

“Saya akan datang nanti untuk bisa melakukan apa yang panggilan datang ke saya. Insya Allah akan datang setelah menemui DPD 1 malam ini,” pungkasnya.|red-06 |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini