telusur.co.id | Medan | Harry Azhar Azis adalah satu-satunya dari sekian banyak calon presidium KAHMI yang merupakan mantan Ketua Umum PB HMI, bahkan terpilihnya pun dulu di tempat yang sama, saat Kongres XV HMI diselenggarakan di Medan.

Dalam catatan sejarah keluarga besar HMI, tiga kali kota Medan menjadi tempat perhelatan organisasi yang didirikan Prof. Lafran Pane ini. Pertama, adalah penyelenggaraan Kongres V HMI yang dilaksanakan pada tanggal 24 s/d 31 Desember 1957 silam, inilah kali pertama sekali HMI menyelenggarakan kongres diluar pulau Jawa, waktu itu diketuai oleh O.K. Rahmat.

Kedua, adalah penyelenggaraan Kongres XV HMI yang digelar pada tanggal 21 s/d 30 Mei 1983. Kongres HMI di zaman kekuasaan orde baru yang hendak “memaksakan” penerapan azas tunggal bagi seluruh organisasi masyarakat di tanah air ini, konon disebut anak-anak HMI waktu itu sebagai “kongres perjuangan”

Ditengah suasana politik yang kurang mesra antara ummat Islam dan penguasa orde baru di bawah kepemimpinan pak Harto itulah, Kongres XV HMI di Medan memilih Harry Azhar Azis sebagai Ketua Umum PB HMI.

Ketiga, adalah penyelenggaraan Musyawarah Nasional ke-10 Korps Alumni HMI yang dibuka Presiden Joko Widodo, Jumat (17/11) di Hotel Santika, Medan, ditengah-tengah suasana politik yang lagi-lagi terkesan pemerintah agak kurang mesra dengan ummat Islam, terkait terbitnya Perppu Ormas yang masih menyisakan persoalan.

Menariknya, Harry Azhar Azis yang pada tiga puluh empat tahun lalu terpilih menjadi Ketua Umum PB HMI melalui “kongres perjuangan mempertahankan azas Islam” di Medan, kini di tempat yang sama juga akan terpilih kembali di Musyawarah Nasional ke-10 KAHMI menjadi Koordinator Presidium KAHMI untuk lima tahun ke depan.

Harry Azhar Azis merupakan satu-satunya dari sekian banyak Capres KAHMI yang mantan Ketua Umum PB HMI, sekaligus menjadi satu-satunya capres KAHMI yang memiliki pengalaman sejarah terpilih di Medan.

Seringnya Harry Azhar Azis bertemu dan diskusi dengan banyak para anggota dan alumni HMI yang ditemuinya disela-sela setiap kunjungannya ke berbagai daerah selama ini, disebutnya menjadi pendorong baginya untuk kembali “mengurus” organisasi aset bangsa ini.

“Setiap bertugas ke daerah saya selalu menyempatkan diri untuk bertemu dan diskusi berbagai hal dengan para anggota maupun alumni HMI,” ujarnya usai menerima sejumlah MD dan MW berbagai daerah seraya mengatakan bahwa mereka inilah yang mendorongnya untuk kembali “mengurus” alumni HMI. | red-03 |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini