telusur.co.id | Medan | Musyawarah Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) ke-10 di Medan telah dibuka resmi Presiden Jokowi dengan menabuh gordang sembilan bersama para tokoh KAHMI, Jumat (17/11) siang di Ballroom Hotel Santika Medan.

Dalam sambutannya, selain Presiden Jokowi sejumlah tokoh yang hadir juga mengungkapkan semangat dan keteladanan pendiri HMI Prof. Lafran Pane.

“KAHMI mewarisi semangat pendiri HMI Prof Lafran Pane yang 10 November lalu ditetapkan sebagai pahlawan nasional,” kata Presiden seraya mengakui dirinya bahagia hadir di tengah anggota KAHMI yang terkenal dengan orang-orang yang memiliki kehandalan di segala bidang.

Apresiasi yang sama juga disampaikan Gubernur Sumut Erry Nuradi dan Koordinator Presidium KAHMI Prof Mahfud MD, dihadapan Presiden Jokowi dalam sambutannya pada acara pembukaan Munas ke-10 KAHMI tersebut.

BACA JUGA :  Jokowi Pastikan Program Sertifikasi Lahan di Indonesia Akan Diteruskan

Menurut Erry Nuradi, HMI yang didirikan Lafran Pane diakui sebagai organisasi besar yang telah banyak melahirkan tokoh besar. Karena itu, pihaknya merasa sangat bangga ketika pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo memberikan gelar pahlawan nasional untuk Lafran Pane yang merupakan putera Sumut.

Menurutnya, keberadaan putera asal Tapanuli Selatan itu memang berperan besar dalam membentuk organisasi mahasiswa yang mengedepankan rasa nasionalisme dan nilai keislaman tersebut.

Sementara itu, Ketua Umum Presiden KAHMI Prof Mahfud MD menyatakan, anugerah pahlawan nasional bagi Lafran Pane tersebut merupakan penghargaan yang tidak terhingga bag keluarga besar Kahmi dan HMI.

Penghargaan atas Lafran Pane tersebut dinilai akan semakin memperkuat posisi dan peran Kahmi dan HMI dalam perjalanan dan perjaungan bangsa.

BACA JUGA :  Ketua MPR Buka Puasa Dengan Presiden Jokowi

“Karena Lafran Pane mendirikan HMI oleh Imdonesia untuk Indonesia,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut.

Menanggapi apresiasi itu, Presiden Joko Widodo menyebutkan, selain pertimbangan jasa dan perannya terhadap bangsa, anugerah untuk Lafran Pane itu juga atas masukan dua tokoh senior Kahmi yakni Mahfud MD dan Akbar Tanjung.

Sambil bercanda, Presiden Joko Widodo menyatakan hampir lupa untuk memberikan anugerah pahlawan nasional tersebut untuk Lafran Pane jika tidak “dibisiki” lagi oleh Mahfud MD dan Akbar Tanjung.

“Pak Akbar bilang, pak Lafran Pane itu berasal dari Tapanuli Selatan, akan bersaudara dengan pak Jokowi, karena sebentar lagi berkeluarga dengan Nasution dan Siregar,” katanya sambil disambut tawa dan tepuk tangan peserta dan undangan pembukaan Munas Kahmi itu. | red-03/ant |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini