telusur.co.id l Jakarta l Kasus penolakan Panglima TNI Gatot Nurmantyo ke Amerika Serikat masih menjadi atensi partai politik. Ketua Fraksi Partai NasDem Viktor Laiskodat misalnya, mengatakan, jangan sampai hal-hal yang bersifat teknis merusak hubungan baik antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS).

Dia juga meminta pemerintah AS secara aktif melihat siapa yang akan berkunjung ke AS.

‚ÄúPermasalahan seperti gagal boarding karena masalah administratif itu sifatnya teknis. Hal demikian jangan sampai merusak hubungan harmonis dan kepentingan strategis kedua Negara. Ke depan kita berharap AS akan lebih longgar jika kunjungan kerja melibatkan pejabat penting dan terkait dengan kepentingan strategis kedua negara,” kata Viktor melalui keterangan persnya.

Anggota Komisi I DPR RI ini berharap, hal tersebut tidak mengganggu berbagai pembicaraan dan kerja sama yang menjadi agenda kunjungan Panglima TNI ke AS.

BACA JUGA :  Beredar SP3 Kasus Victor, Mabes Polri Pastikan Kasusnya Jalan Terus

‚ÄúSemoga agenda pembicaraan dan kerja sama yang rencananya dibahas oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di AS tidak terhambat. Dan ke depan kita bisa melaksanakan agenda dan kerja sama tersebut,” tutup Viktor.

Seperti diketahui, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat mengirimkan nota diplomatik kepada Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat pada 24 Oktober 2017 bernomor No.213/KD/X17. Surat resmi ini terkait dengan gagal boardingnya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat hendak berangkat memenuhi undangan Menhan AS pada Sabtu, 21 Oktober 2017 yang lalu.

Adapun alasan yang dikemukakan oleh Kemenlu AS adalah hal tersebut terjadi karena kesalahan teknis administratif dalam protokol keamanan Amerika Serikat. Pemerintah AS mengaku memberlakukan peraturan yang sama dalam hal pemeriksaan kepada semua siapapun yang hendak datang ke AS.

BACA JUGA :  Merasa Difitnah Victor Nasdem, PKS Tempuh Langkah Hukum

Kesalahan ini memang sudah dikoreksi namun tetap tidak bisa mengubah keadaan bahwa Panglima TNI beserta rombongan tidak bisa melakukan check-in di bandara.

Kemenlu AS mengaku sangat menyayangkan kejadian ini dan memastikan bahwa tidak ada larangan bagi Jenderal Gatot beserta istri untuk memasuki kawasan AS. Mereka menyatakan bertanggungjawab penuh atas kejadian ini dan memastikan tidak akan terulang lagi. Pihak AS menunggu dan menyambut baik kedatangan Jenderal Gatot Nurmantyo bersama istri di waktu mendatang. l red-4 l

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini