telusur.co.id | Lagos | Presiden Nigeria pada Rabu mengatakan bahwa pemerintah memulai pemulangan warga terdampar dari Libya setelah dunia marah atas laporan perdagangan pengungsi sebagai budak.

Pernyataan Muhammadu Buhari itu muncul beberapa hari menyusul tayangan CNN, yang menunjukkan perdagangan manusia dengan cara pelelangan sebagai budak pertanian di Libya, setelah mereka sebelumnya diselundupkan dengan melintasi Sahara.

Pemerintah Libya dukungan PBB mengatakan sedang menyelidiki perkara tersebut.

“Keadaan di Libya, beberapa orang dijual sebagi budak, sangat mengerikan dan tidak bisa diterima. Kami akan melakukan segala upaya untuk melindungi warganegara di mana pun mereka berada,” kata Buhari dalam Twitter-nya.

BACA JUGA :  Argentina Jadi Juru Kunci, Nigeria Tetap Bantai Messi Cs

Nigeria memulai pemulangan semua warga Nigeria terdampar di Libya dan di tempat lain, tambahnya.

Badan Internasional untuk Migrasi PBB (IOM) mengatakan bahwa 239 warga Nigeria dipulangkan dari Tripoli pada Selasa.

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa pengungsi asal Nigeria terancam mengalami pemanfaatan, penahanan dan pelecehan ketika melakukan perjalanan ke utara menuju Libya, dengan harapan dapat menyeberangi Laut Tengah dan mencapai Eropa.

|red-11/ANT|

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini