telusur.co.id | Jakarta | Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR RI, Ma’ruf Cahyono, menyatakan, sosialisasi Empat Pilar dengan metode Bela Negara adalah salah satu varian metode dari sosialisasi Empat Pilar MPR yang dilaksanakan di seluruh wilayah Indonesia.

“Karena kita memiliki segmentasi yang cukup luas maka varian-varian metode ini kita buat,” jelasnya dalam keterangan yang di terima, Jakarta, Minggu (19/11).

Menurut Ma’ruf, para generasi muda, khususnya anggota Resimen Mahasiswa, harus memiliki rasa nasionalisme yang tinggi.

“Dengan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi, tentunya generasi muda sebagai agen perubahan akan memiliki daya tahan ideologi dalam mengantisipasi perkembangan global,” jelasnya.

BACA JUGA :  Ini Penjelasan Indopos Terkait Berita "Ahok Gantikan Ma'ruf Amin?"

Dirinya melihat, teknologi informasi yang berkembang saat ini tak bisa dibendung lagi. “Mau tidak mau generasi muda harus dipersiapkan untuk menghadapi persaingan global,” katanya.

Oleh karena itu, tambah Ma’ruf, generasi muda juga harus memiliki daya tahan ideologi yang kuat sehingga mampu mempunyai daya saing di nasional maupun dunia Internasional.

Dengan demikian generasi muda mampu mengantisipasi pengaruh global yang cukup besar itu, dan tentunya akan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Seperti yang diketahui, Sekretaris Jenderal MPR RI Ma’ruf Cahyono, SH., M.H., Ahad pagi (18/11/2017), meninjau dan menyaksikan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar dengan metode Pendidikan Bela Negara di Lapangan The Singhasari Resort Kota Batu Malang, Jawa Timur. Pagi itu para peserta, 100 anggota Resimen Mahasiswa (Menwa), mengikuti kegiatan penerapan nilai-nilai Empat Pilar dalam bentuk permainan (game), setelah sebelumnya mengikuti kegiatan indoor,
menyerap materi dari para narasumber.| red-06 |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini