telusur.co.id | Denpasar | Koalisi Rakyat Bali (KRB) yang beranggotakan sembilan parpol yakni Golkar, Demokrat, Hanura, NasDem, PPP, PKS, Perindo, PKPI dan PAN tampaknya benar-benar ingin “mengawinkan” Wakil Gubernur Bali yang juga duduk sebagai Ketua DPD Golkar Bali, Ketut Sudikerta dengan Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Juru Bicara KRB yang juga Ketua DPD Demokrat Bali, Made Mudarta di Denpasar, Jumat (10/11/2017).

Bahkan, menurutnya nama-nama tersebut sudah menguat dalam rapat KRB yang dilakukan pada Kamis (9/10) malam lalu. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh beberapa parpol seperti Demokrat dan Golkar nama kedua tokoh tersebut memiliki elektabilitas cukup besar, terutama di pemilih pemula dan massa mengambang alias swing voter.

“Nama-nama, ada Pak Sudikerta dan Pak Rai Mantra yang menguat. Hasil survei yang ditujukan kepada mereka berdua cukup besar. Trennnya naik, terutama di pemilih milenial dan swing voter,” tegasnya.

Mudarta menambahkan menurut Demokrat sendiri, dari nama-nama yang muncul dalam rapat tersebut sosok Rai Mantra dan Sudikerta menjadi perhatian utama. Pasalnya, kedua tokoh tersebut dianggap dicintai rakyat akibat memiliki elektabilitas yang cukup tinggi. Sehingga, pihaknya berharap agar kedua tokoh tersebut dapat diduetkan.

BACA JUGA :  Sah, Rai Mantra-Sudikerta Siap Berpaket!

“Kami di internal Demokrat berharap, mereka yang dicintai rakyat, apabila entah jadi nomor satu atau dua dijadikan bagus sekali,” harapnya.

Mengenai kapan parpol dalam KRB akan menurunkan rekomendasi untuk calon yang akan diusung. Politikus asal Bali Barat ini mengaku pihaknya merencakan akan menurunkan rekomendasi pada awal Desember 2017 mendatang.

“Kalau rekomendasi mungkin awal Desember atau pertengahan Desember, karena kan ini koalisi besar,” imbuhnya.

Ketua DPW NasDem Bali, Ida Bagus Oka Gunastawa mengatakan bahwa usai rapat di sebuah restoran tersebut pihaknya bersama Juru Bicara KRB, Made Mudarta melakukan pertemuan empat mata dengan Rai Mantra dan keluarganya. Ia mengaku bahwa dalam pertemuan yang berlangsung selama hampir tiga jam tersebut Rai Mantra mengapresiasi terbentuknya KRB dan menyerahkan kepada koalisi terkait nasib dirinya di Pilgub mendatang.

BACA JUGA :  Wow... Ratusan Semeton Muslim Jembrana Merapat ke Mantra-Kerta

“Iya, saya dan Pak Mudarta sebagai perwakilan KRB mengadakan pertemuan dengan Pak Rai Mantra dan keluarga. Di sana Pak Rai mengapresiasi adanya KRB dan menyerahkan kepada KRB,” akunya saat dikonfirmasi.

Ia juga mengatakan sebenarnya pihaknya ingin mempertemukan antara Sudikerta dengan Rai Mantra saat itu. Namun, belum sempat dilakukan akibat padatnya jadwal Sudikerta sebagai Wagub Bali.

“Ya sebenarnya kita ingin pertemukan dengan Pak Sudikerta. Tapi saat itu sibuk karena ada agenda sebagai Wagub. Kita akan jadwalkan lagi, nanti lah,” tandasnya.

Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Bali-Nusra DPP Golkar, AA Bagus Adhi Mahendra alias Gus Adhi saat dikonfirmasi membenarkan adanya rencana pertemuan antara Sudikerta dengan Rai Mantra tersebut. Namun, pihaknya bersama KRB merencakannya usai Hari Raya Kuningan.

“Benar, habis Kuningan saja, biarlah Pak SGB dan Pak Rai Mantra melaksanakan dharma di hari raya dahulu. Kita di koalisi nggak mau ganggu dulu,” terangnya saat dikonfirmasi. | red-010

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini