telusur.co.id | Denpasar | Mengenai adanya isu duet Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Dharma-Kerta) di Pilgub Bali 2018. Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Bali-Nusra DPP Golkar, AA Bagus Adhi Mahendra alias Gus Adhi mengatakan bahwa DPP Golkar memberikan kebebasan bagi dua tokoh tersebut yakni Rai Mantra dan Sudikerta untuk berunding yang terbaik dalam memilih posisi Cagub atau Cawagub.

“Kalau DPP tadi beri kebebasan kepada kedua tokoh untuk berunding memilih posisi yang pas,” katanya, Minggu (12/11/2017).

Hanya saja, DPP Golkar meminta adanya survei untuk menakar tingkat elektabilitas paket Dharma-Kerta atau Kerta-Dharma melawan Koster-Ace. “Ya kalau bisa ada survei. Tapi saya apresiasi pertemuan tadi ya kedua tokoh sangat bijak dan tidak ada pretensi ambisi mau nomor 1,” akunya.

BACA JUGA :  KRB Apresiasi Sikap Cok Rat Dukung Mantra-Kerta

Terkait dengan pertemuan antara Rai Mantra dengan Sudikerta di Kediaman Rai Mantra, Denpasar, Sabtu (11/11). Gus Adhi membenarkannya. Bahkan ia mengatakan bahwa usai pertemuan tersebut jajaran petinggi DPP Golkar langsung terbang ke Bali guna bertemu dengan Sudikerta. Rombongan DPP Golkar tersebut terdiri dari Ketua Umum DPP Golkar, Setya Novanto, Sekjen DPP Golkar, Idrus Marham, dan Bendahara Umum DPP Golkar, Robert J. Kardinal.

Menurut Anggota DPR RI Dapil Bali ini, pertemuan antara Setnov dengan Sudikerta bahkan berlangsung sangat cair. “Iya rombongan ketum, sekjen, dan bendum datang usai itu,” katanya.
Ketua DPD Gerindra Bali, Ida Bagus Putu Sukarta menegaskan pihaknya mendukung paket Dharma-Kerta tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya mendukung siapapun yang menjadi tandem Sang Walikota tersebut.

BACA JUGA :  Ikuti Hati Nurani, Kader PAN dan Aktivis Muhammadiyah Ini Pilih Dukung Mantra-Kerta

“Kami di Gerindra siap dukung dengan siapapun Rai Mantra,” tukasnya. | red-010

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini