Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria. FOTO: telusur.co.id

telusur.co.id | Denpasar | Ketua DPP Gerindra, Ahmad Riza Patria saat dikonfirmasi menyayangkan belum menyerahkan dirinya politikus Gerindra yang Wakil Ketua DPRD Bali, JGSK alias Mang Janggol akibat penggrebekan yang terjadi di kediamannya, Sabtu (4/11) lalu. Saat polisi menggrebek kediaman Sang anggota dewan yang terhormat tersebut justru kabur.

“Kami menyayangkan ini terjadi,” terangnya Minggu (5/11/2017) malam.

Pasalnya, apa yang dilakukan JGSK justru mencoreng nama partai di masyarakat. Padahal, secara institusi partai berlambang garuda tersebut sama sekali tidak terlibat dalam hal itu.

“Ini justru mencoreng nama partai di masyarakat,” paparnya.

BACA JUGA :  Galang Dana Untuk Aktvitas Politik Perlu Ditradisikan

Mengenai bisakah Mang Janggol dapat di Penggantian Antar Waktu (PAW) di kursi DPRD Bali. Politikus senior Gerindra ini mengatakan hal tersebut dapat terjadi asalkan nantinya Mahkamah Partai dapat memutuskan untuk melakukan hal tersebut.

“Bisa saja, tapi nggak semudah itu. Harus melalui berbagai proses, kalau mahkamah partai bisa memutuskan,” paparnya.

Pun begitu, lanjut Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini pihaknya memberikan kesempatan kepada JGSK untuk membuktikan tidak bersalah di hadapan hukum. Pasalnya, Mahkamah Partai yang diketuai Marsma TNI (Purn) Mutanto Juwono itu biasanya memutuskan berdasarkan dari keputusan hukum dari pengadilan.

BACA JUGA :  Berebut Kursi Pimpinan MPR, Prabowo Jangan Asal Comot!

“Makanya silahkan buktikan yang bersangkutan apakah bersalah atau tidak, ” tutupnya. | red-010

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini