telusur.co.id | Jakarta | Industri otomotif China mulai menjamur di Indonesia. Hal itu dapat dilihat dari beberapa perusahaan, baik yang sudah mengeluarkan produk maupun yang sedang melirik.

Dari hasil pantauan, dua industri asal negeri tirai bambu yaitu, PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors), dan PT Sokonindo Automobile secara resmi masuk kedalam pasar otomotif Indonesia.

Mereka secara besar-besaran mengeluarkan produk kendaraan roda empat, yang banyak diminati masyarakat pencinta mobil.

Dalam keterangan yang diterima pada, Selasa, (29/11), Menteri Industri Airlangga Hartarto menyambut positif investasi yang dilakukan China.

Sebab, anak dari mantan Menteri era Orde Baru (Orba) menilai, masyarakat akan disuguhkan dengan banyak pilihan.

BACA JUGA :  Nih Mobil Yang Laris Manis di Indonesia

“Tentu di berikan pilihan produk, pilihan tipe, pilihan teknologi dan pilihan harga,” ucapnya.

Airlangga menuturkan, pemerintah Indonesia telah menargetkan produksi kendaraan bermotor sebanyak 1,5 juta unit, penjualan 1,25 juta unit dan ekspor 250.000 unit pada 2020.

Di era Industri 4.0, pemerintah juga menghimbau perusahaan industri untuk menerapkan teknologi informasi seperti perangkat tersambung internet (Internet of Things/IoT) agar semakin berdaya saing dan mampu berperan dalam Global Value Chain (GVC) sektor otomotif.

Untuk itu, pemerintah memprioritaskan pengembangan industri otomotif nasional melalui berbagai langkah strategis untuk menarik investasi baru maupun perluasan.

BACA JUGA :  Hore... Indonesia Berpeluang Ekspor Otomotif ke Vietnam

Selain itu, untuk mendorong peningkatan kapasitas produksi melalui penyediaan infrastruktur yang memadai, serta peningkatan kemampuan SDM dan manajemen industri.

Tentunya, lanjut Airlangga, dalam membangun industri otomotif di Indonesia, dibutuhkan koordinasi dan pemahaman visi dan misi yang sama antara pemerintah dengan pelaku usaha.

“Untuk itu, maka melalui kesempatan ini kami menghimbau PT Sokonindo Automobile agar terus bersinergi dengan Pemerintah Indonesia untuk memperkuat basis produknya di Indonesia,” pungkasnya.| ANT/faroul iskandar |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini