telusur.co.id| Davao, Filipina | Sedikitnya 37 tewas pada hari Minggu, lebih dari satu hari setelah kebakaran yang terjadi di sebuah pusat perbelanjaan di kota Davao, Filipina selatan.

Kantor penanggulangan bencana kota Davao  mengatakan bahwa kebakaran tersebut dimulai sekitar pukul 09:40 pagi di lantai tiga mal Pusat Komersial Kota Baru (NCCC). Api itu dilaporkan tidak lama sebelum mal itu dibuka.

Presiden Rodrigo Duterte mengatakan dalam sebuah pertemuan dengan keluarga-keluarga yang hilang bahwa “tidak ada peluang untuk bertahan hidup,” menurut Kantor Berita Filipina (PNA).

BACA JUGA :  Si Jago Merah Mengamuk, Petugas Kerahkan 12 Mobil Pemadam

PNA juga melaporkan bahwa sebagian besar orang yang hilang adalah karyawan SSI Filipina, sebuah perusahaan outsourcing yang berada di lantai empat mal.
Minggu pagi, Emmanuel Jaldon, kepala operasi petugas penanggulangan Bencana, mengatakan petugas pemadam kebakaran berada di tahap terakhir dalam pemadaman api secara menyeluruh.”
Pihak berwenang belum memberikan penyebab pasti kebakaran.

Kebakaran melanda saat Filipina terguncang oleh badai yang menewaskan puluhan orang dan menyebabkan banjir dan tanah longsor.
“Silakan terus berdoa untuk keselamatan semua orang,” manajemen mal tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu.
Davao adalah kota asal Duterte. Dia adalah walikota Davao City dan masih memiliki tempat tinggal disana.
Kota ini berjarak sekitar 1.514 kilometer selatan Manila. |red/cnn|

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini