telusur.co.id | Jakarta | Komisioner Ombudsman Republik Indonesia, Alvin Lee menyatakan sungguh ironis, teknologi yang seharusnya membuat kehidupan lebih mudah, murah dan cepat. Namun program Gerbang Pembayaran Elektronik Nasional dalam kenyataannya justru menambah beban biaya masyarakat.

“Sungguh ironis, top up e-money dari gratis malah dikenakan biaya. Pembayaran dengan kartu debit dari gratis, justru dikenakan biaya,” ujar Alvin Lee, Kamis (7/12) pagi melalui pesan singkatnya kepada redaksi telusur di Jakarta.

Pernyataan komisioner ORI tersebut, disampaikan sehubungan dengan adanya informasi yang beredar di media sosial terkait pembebanan biaya Merchant Discount Rate (MDR) dalam transaksi menggunakan kartu debit BCA.

BACA JUGA :  Harga Tiket Pesawat 3 Kali lipat Jadi Catatan Ombudsman

Berdasarkan peraturan yang berlaku, MDR hanya dikenakan oleh bank kepada merchant/pedagang/pemilik toko. Bagi nasabah yang melakukan transaksi menggunakan kartu Debit di mesin EDC, seharusnya tidak dikenakan biaya.

Pihak BCA sendiri, Rabu (6/12) menyampaikan bahwa dalam menjalankan kegiatan operasional perbankan, BCA senantiasa tunduk pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Halo BCA melalui 1500888 atau melalui twitter @halobca atau kantor cabang BCA.

Terkait beredarnya informasi tersebut Alvin Lee menyesalkan, karena ternyata tidak ada sanksi bagi merchants yang membebankan biaya tersebut kepada konsumen.

BACA JUGA :  Ombudsman: Informasi Stok Beras Tak Akurat Timbulkan Kesimpangsiuran

“Kondisi serupa sudah terjadi untuk transaksi Kartu Kredit. Seharusnya tidak dibebankan kepada konsumen, tapi akhirnya tetap dibebankan,” ujarnya.

Selain itu Alvin juga menyebutkan bahwa hanya merchants dengan marjin laba besar, yang mau menanggung biaya tersebut.

“UKM dan merchants dengan laba tipis, akan bebankan biaya kepada konsumen, atau justru masukkan biaya tersebt dalam komponen harga, yang pada akhirnya menaikkan harga,” pungkasnya. | Hamdan |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini