telusur.co.id | Jakarta | PKS dan PAN lebih memilih berjalan bersama Partai Gerindra di Pilgub Jabar, meninggalkan Partai Demokrat Sendirian. Namun, Partai Besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tak mempersoalkannya.

“Kami baik-baik saja,” ucap ketua DPD Partai Demokrat Irfan Suryanagara di Bandung, Jawa Barat, Rabu (27/12) malam.

Irfan, menilai, apa yang terjadi beberapa pekan terakhir politik di Jawa Barat merupakan hal yang biasa. Karena itu bagian dari demokrasi, dan politik sangat dinamis.

“Cuma memang belum jodoh saja. Selama ini kami ke mana-mana mencari, ternyata jodohnya malah dengan Golkar. Padahal, ruangan saya dengan ruangan Pak Ade Barkah bersebelahan. Kita nyari kemana-mana eh ternyata di sebelah,” kata dia.

BACA JUGA :  Dukungan PAN Ke Demiz Di Pilkada Jabar Tanpa Syarat

Oleh karena itu, ia tetap membuka komunikasi dengan parpol lainnya yang ingin bergabung dalam koalisi setara di Pilgub Jabar 2018.

“Kami terbuka dengan partai manapun, tadi pagi kami sudah berkomunikasi dengan PKB untuk maju bersama bangun Jawa Barat,” ucapnya

Sebagaimana diketahui sebelumnya, PKS dan PAN berada di dalam koalisi zaman now bersama Demokrat untuk mendukung pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu.

Di tengah jalan, Partai Gerindra kembali menyambangi PKS dan PAN untuk membentuk koalisi reuni dengan mengusung Sudrajat dan Ahmad Syaikhu.| red |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini