telusur.co.id | Jakarta | Ketua OKK PKPI, Rully Soekarta mengatakan setelah ditetapkan lolos verifikasi maka, partai akan konsentrasi pada persiapan menghadapi pemilu 2019.

“Fokus untuk persiapan 2108, dan pileg dan pilpres. Kita konsentrasi bapilu menyiapkan strategi program apa untuk menghadapi pemilu,” ujarnya kepada wartawan, Jumat.

Dia yakin dengan kerja keras dan jiwa militansi dari seluruh kader PKPI di seluruh Indonesia akan membuat suara partai meningkat srastis dan bisa memenuhi target masuk parlemen. “Kita targetkan 4,5 persen suara. Itu angka yang harus kita dapatkan di pemilu mendatang,” tandasnya

BACA JUGA :  Praperadilan Korupsi BLBI Ditolak, KPK Ingatkan Obligor Kooperatif

Sementara Pendiri sekaligus Ketua Dewan Penasihat PKPI Try Sutrisno meminta seluruh pengurus partai dari pusat hingga daerah harus benar-benar kerja keras dalam memperjuangan visi misi partai dengan baik, tentunya dengan strategi politik dengan cermat agar pada politik 2019, PKPI tidak sekadar menjadi peserta pemilu.

“Kita baru saja selesai melaksanakan konsolidasi dan semua upaya jajaran PKPI dari pusat ke daerah semangat menyala akhirnya PKPI lulus verifikasi administratif KPU yang akan disusul dengan kegiatan sama sifatnya faktual. Semoga juga diluluskan. Sehingga akhirnya dapat disimpulkan pada tahun depan februari 2018 PKPI akan diizinkan sebagai peserta pemilu,” kata Try.

BACA JUGA :  Zulhasan Singgung Si Kaya dan Si Miskin

Namun, Tri mewanti-wanti kepada pengurus untuk cermat dan bijaksana untuk memilih kebijakan strategi yang tepat untuk menghadapi masa depan yaitu pada tahun 2018 PKPI harus mengikuti proses, akhirnya 2019 mengikuti pilkada, pilpres dan pileg dengan berhasil.

“Terus komunikasi politik dengan baik juga tegakkan gali terus budaya politik Indonesia, budaya Pancasila itu. Kita jangan ikuti paham dari luar khususnya liberalisme. Kalau konsisten, anda akan sukses dengan baik demi bangsa dan negara,” ujar Try. | red |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini