telusur.co.id | Jakarta | Pemilihan Gubernur (Pilgub), Jawa Barat (Jabar), hingga kini masih menjadi misteri. Pasalnya, dari beberapa calon yang di gadang-gadang layu sebelum berkembang.

Ridwan Kamil (RK) yang semula menjadi calon kuat kini mulai ditinggalkan beberapa Parpol Pendukung seperti Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Pengamat politik yang juga Dosen Ilmu Politik di Univervitas Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago, melihat ditinggalkannya RK akibat dari ulahnya sendiri yang tidak menjaga etika dalam berpolitik.

“Kalau dulu Ridwan Kamil hati-hati, dia bisa membangun etika yang bagus dengan PDIP kan tidak perlu dukungan yang lain artinya Wakil diserahkan ke RK,” ucapnya saat di hubungi telusur.co.id, Jakarta, Senin (18/12).

BACA JUGA :  Survei Voxpol: 70,4 Persen Pemilih Tak Tertarik Janji Politik Capres-Cawapres

Seandainya Ridwan Kamil, tak gegabah dalam melangkah, dikatakan Direktur Eksekutif Voxpol Center, Bukan tidak mungkin Parpol tetap betahan memberikan dukungannya.

“Jadi sebetulnya biang keroknya RK sendiri kenapa tidak menggenjot etika dengan PDIP dan partai lain. Kan akhirnya rugi sendiri,” jelasnya.

Untuk itu, ia melihat posisi Ridwan Kamil kini semakin sulit untuk mendapatkan dukungan dari beberapa partai.

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini