telusur.co.id | Internasional | China telah menolak tuduhan Presiden Donald Trump yang menyatakan bahwa pihaknya secara ilegal memasok minyak ke Korea Utara.

Trump meluncurkan tuduhan pada Kamis (28/12), melalui sebuah tweet dimana dia mengklaim bahwa China telah “tertangkap basah oleh RED” untuk mengirim minyak ke Korea Utara.

Trump mengatakan, kejadian itu satu pelanggaran terhadap sanksi ketat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menghukum negara otoriter karena keengganannya untuk meninggalkan program balistik dan senjata nuklir.

Sebagai tanggapan atas pernyataan Trump salah satu partai terbesar di China akhirnya membantah pernyataan Presiden Trump.

BACA JUGA :  Trump Ancam Kenakan Tarif Tambahan, China Tegaskan Tak Takut Perang

Malah parlemen China mempertanyakan AS dan Korea Selatan terhadap citra satelit yang diduga menunjukkan kapal-kapal China memindahkan minyak ke kapal-kapal Korea Utara di Laut Kuning.

“Dalam foto-foto tersebut, kapal-kapal Korea Utara tampaknya terhubung dengan kapal-kapal China. Kapal-kapal China ini bukan kapal tanker minyak dan tidak berukuran besar.

Sebaliknya, media AS dan Korea Selatan percaya bahwa foto-foto yang telah di dapat dari satelit membuktikan China telah melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB minyak ke Korea Utara.

Namun, dalam laporan itu, tidak dijelaskan dari mana kapal tersebut berasal atau darimana mereka berada, | sumber Newsweek.com |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini