telusur.co.id | Jakarta | Kader Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia, mengatakan, Partai Golkar merupakan partai yang mengedepankan demokrasi.

“Boleh saja mencalonkan diri dan tak ada yang melarangnnya,” ujarnya kepada wartawan Di Jakarta, Sabtu (16/12).

Menurutnya, siapapun yang akan bertarung di Munaslub nantinyab harus mampu mengambil hati suara DPD I.

“Tapi apakah di Munas mendapatkan sambutan dari DPD I atau para stakholder pemegang suara,” ucapnya.

Terkait apakah setelah terpilihnya ketua Umum, struktur partai akan di resufle. Doli menegaskan, semua tergantung pada Ketua terpilih.

“Iya, perubahan dan pembaharuan yang dibutuhkan Golkar saat ini bukan hanya menggantikan Setya Novanto,” jelasnya.

BACA JUGA :  KPK Selidiki Aliran Dana ke Puan, Pramono dan Rapimnas Golkar

Seperti diketahui, Partai Golkar akan melangsungkan Munaslub pada 19 Desember 2017, untuk meresmikan Airlangga sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

Namun, politisi Partai golkar Priyo Budi Santoso mengatakan bahwa dirinya akan mempersiapkan dirinya maju bertarung untuk memperebutkan posisi Ketum.

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini