telusur.co.id l Jakarta l Keputusan Panglima TNI Hadi Tjahjanto menganulir keputusan Panglima Gatot Nurmantyo soal mutasi 16 perwira di jajaran TNI menuai kritikan. Banyak yang menduga jika keputusan Hadi bermuatan politik.

Bahkan, pengamat militer Salim Said menduga jika keputusan Panglima TNI bukan inisiatif pribadi, melainkan keputusan atasannya.

“Saya yakin keputusan yang mendadak dan kontoriversial oleh panglima TNI Hadi bukan inisiatif dia,” ungkap Salim kepada wartawan.

Salim mengaku sudah banyak bicara dengan banyak perwiara TNI AU yang kenal pribadi dan mengetahui karir panglima TNI Hadi. Kata Salim, Hadi bukan tipe orang yang berani ambil keputusan berani kayak gini.

BACA JUGA :  Gubernur Anies: Pukul 13.00 Siang Air Sampai DKI

“Buat saya ini aneh, panglima TNI baru dilantik, ditambah dia ini adalah orang AU kedua yang jadi panglima. Ini jelas menjadi tanda tanya besar,” kata Salim.

Lebih jauh, Salim melakukan kroscek dengan beberapa perwira tinggi dan petinggi politik atas keputusan panglima TNI tersebut. Dia pun mendapat kesimpulan jika pembatalan merupakan petunjuk dari atasan panglima TNI. “Ini petunjuk dan perintah dari atasannya, dalam hal ini Presiden Joko Widodo.”

Pertanyannya kenapa presiden beri perintah pembatalan? Padahal kan Jenderal Gatot masih aktif. Diapun menyarankan kalau ada apa-apa kan mestinya dari awal peringatkan Gatot dong. “Makanya saya yakin ini ada unsur politis,” tegas Salim. I red l

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini