telusur.co.id | Jakarta | Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan, menyambut baik hasil sidang darurat PBB yang menyatakan menolak mendukung Yerusalem sebagai Ibukota Israel.

Menurut Zul, ditolaknya dukungan Presiden Amerikat Donald Tramp untuk Israel oleh PBB sangat tepat dan sesuai dengan konstitusi amerika yang menjunjung tinggi kebebasan hak asasi manusia.

“Sudah betul itu. Bahkan konstitusi Amerika menyebutkan tenang freedom. Kebebasan hak-hak asasi manusia,” ucapnya di Jakarta, Jumat (22/12).

Dengan melihat sikap Trump yang mendukung Yerusalem sebagai Ibukota Israel, Zul menyebut, Trump telah mengkhianati prinsip-prinsip Amerika yang mengedepankan kebebasan, serta mengkhianati pemimpin Amerika terdahulu yang mencoba menyelesaikan masalah di bumi Palestina.

BACA JUGA :  Ketua MPR RI Sebut Generasi Zaman Now Punya Peran Besar Pertahankan NKRI

“Sekarang dengan dukungan Trump. Trump itu blunder. Amerika kehilangan kepercayaan dalam ikut perdamaian,” ungkapnya.

Pemungutan suara (voting) di sidang darurat Majelis Umum PBB, Kamis (21/12/2017), mendapati 128 negara menentang langkah Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.| red |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini