telusur.co.id | Jakarta | Posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golongan Karya (Golkar), Idrus Marham mulai digoyang.

Namun apakah nantinya Idrus Akan di depak oleh Ketua Umum hasil Munaslub di JCC, Airlangga Hartarto?

Politisi Partai Golkar Yorrys Raweyai menilai, sebaiknya posisi Idrus Marham tidak dipertahankan.

Pasalnya, ia melihat, sosok Idrus Marham merupakan loyalis setia mantan Ketua Umum Setya Novanto yang saat ini di tahan KPK.

“Ini stigma ini harus hilang, jadi saya objektif saja,” ujarnya di JCC Senayan,┬áJakarta, Senin (18/12).

Apa yang diutarakan Yorrys, semata-mata untuk melakukan bersih-bersih partai demi menaikan elektabilitas yang saat ini mengalami penurunan drastis.

BACA JUGA :  Yorrys Prihatin, 5 Dari 7 OTT KPK Berasal Dari Golkar

“Kalau masih ada orang-orang itu pasti publik akan ribut lagi, sekarang begini salah faktor elektabilitas menurun karena masalah Setya Novanto,” ujarnya.

Tak hanya itu, dirinya juga memandang posisi Sekjen harus orang yang memiliki potensi dan mampu bekerjasama dengan seluruh kader baik pengurus pusat maupun pengurus wilayah.

“Ada si Ibnu Munzir, ada Happy Bone, ada Ace Hasan kalau lintas generasi ada Ucok semua banyak yang bagus-bagus,” pungkasnya.

Seperti diketahui Munaslub Golkar yang akan digelar esok hari, Selasa (19/12) dengan menetapkan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum menggantikan Setya Novanto.| red |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini