telusur.co.id| Teheran, Iran | Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menyerukan dilancarkannya upaya bersama internasional guna mengakhiri “mimpi buruk” perang di Yaman, demikian laporan Press TV pada Rabu (13/12).

Iran siap memberi sumbangan bagi setiap upaya ke arah gencatan senjata segera, pengiriman bantuan kemanusiaan dan dialog antar-orang Yaman guna mengakhiri konflik di negeri tersebut, kata Zarif pada Rabu.

“Mengakhiri mimpi buruk perang di Yaman adalah tanggung-jawab kita bersama,” kata Zarif, sebagaimana dikutip Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis. Ia menambahkan, “Kami menyambut baik pengakuan yang bertambah bahwa tak ada penyelesaian militer.” Pada 23 November, Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari mengatakan Republik Islam Iran menyediakan “bantuan saran” buat anggota milisi Syiah Yaman, Al-Houthi.

BACA JUGA :  Yusril Dukung Jokowi, Habib Muhsin Alatas Mundur Dari Kader dan Caleg PBB

Sejauh ini, Teheran telah membantah bahwa Iran mempersenjatai milisi Al-Houthi, yang bersekutu dengan Iran, melawan koalisi pimpinan Arab Saudi –yang berusaha memulihkan kekuasaan Presiden Abd-Rabbu Mansour Haid, yang didesak hingga hidup di pengasingan oleh gerilyawan Al-Houthi pada September 2014.

Arab Saudi telah memimpin koaisi militer Arab untuk memerangi gerilyawan Al-Houthi di Yaman sejak Maret 2015.

Petempur Al-Houthi telah menguasai sebagian besar wilayah Yaman Utara dengan menggunakan kekuatan, termasuk Ibu Kota Yaman, Sana’a, sejak 2014.

Perang di Yaman telah menewaskan lebih dari 10.000 orang Yaman, kebanyakan warga sipil, dan membuat lebih dari tiga juta orang lagi meninggalkan rumah mereka, kata lembaga kemanusiaan. |Deandra/ant|

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini