telusur.co.id | Jakarta | Kabar Dimyati Natakusumah menjadi Calon Anggota Legislatif (Caleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sudah terdengar oleh DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Romahurmuziy. Oleh karena itu, PPP pun menyentil Dimyati yang tidak mau mundur meskipun sudah menjadi Caleg partai lain.

Ketika dikonfirmasi, Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani sudah mendengar jika Dimyati menjadi Caleg dari PKS. Bahkan, informasi tersebut sudah menjadi konsumsi publik karena diberitakan oleh beberapa media massa. “Saya membaca dari berita-berita di media, bahwa Dimyati Natakusuma sudah pindah partai ke PKS dan bahkan telah menjadi bakal caleg di PKS,” kata Arsul Sani, Kamis.

BACA JUGA :  Arsul Sani: Pelapor Kasus Korupsi Harus Mendapat Perlindungan

Jika benar, tegas dia, Dimyati harus menunjukkan etika berpolitik yang baik yakni dengan gantle mengundurkan diri dari keanggotaan di PPP serta mundur dari keanggotaan di DPR RI dari Fraksi PPP. ‚ÄúSebab, kalau sudah pindah ke partai lainnya, agar mundur dari anggota PPP dam juga mundur dari keanggotaan di DPR RI dari Fraksi PPP,” katanya.

Dilanjutkan dia, sebagai hak pribadi, PPP tidak bisa melarang ataupun memaksakan seseorang untuk keluar atau masuk ke partai lain, begitupun dengan hak Dimyati yang ingin bergabung ke PKS.

BACA JUGA :  Bisa Daftar Online, Gus Romi: Buka Quota 40% Caleg Untuk Orang Luar PPP

Sebagai partai yang demokrasi, PPP menghargai dan menghormati pilihan Dimyati untuk pindah ke partai politik lainnya, karena itu merupakan hak pribadi setiap orang.

Diberitakan sebelumnya, sebuah media di Banten, Sabtu (9/12), Dimyati Natakusumah masuk daftar caleg untuk DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari daerah pemilihan Banten I yakni Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak. | red |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini