telusur.co.id |Jakarta | Ratusan ribu massa Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan ormas-ormas Islam mengikuti Aksi Bela Palestina di depan Kedubes Amerika Serikat di Jakarta, Minggu (10/12). Mereka mengibar-ngibarkan bendera Merah Putih dan Palestina serta mengangkat poster Bela Palestina dan menolak pengakuan sepihak Yerussalam sebagai ibukota Israel oleh Presiden AS Donald Trump beberapa waktu lalu.

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini dalam orasinya menegaskan, aksi damai ini dilakukan untuk melaksanakan amanat Konstitusi UUD 1945 yang memerintahkan (rakyat) Indonesia untuk aktif mewudkan perdamain dunia.

“Kita berkumpul di sini karena kita cinta damai dan perdamaian dunia. Sebaliknya kita punya kewajiban konstitusional untuk menghapuskan segala bentuk penjajahan di atas dunia,” terangnya di hadapan Massa, didepan Kedubes AS, Jakarta, (10/12).

BACA JUGA :  Ketua Fraksi PKS Harap 2018 Perekonomian Indonesia Lebih baik

Menurutnya, seluruh rakyat Indonesia berada di pihak pada negara Palestina dan mendukung perjuangan rakyat Palestina dari penjajahan Israel.

“Kita hadir di sini untuk menentang kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang secara sepihak mendeklarasikan Yerussalem sebagai ibukota Israel, karena kebijakan itu¬† adalah penindasan, kezaliman dan penjajahan. Kita akan perangi seluruh bentuk penjajahan di muka bumi ini,” tegas Jazuli disambut pekik merdeka dan takbir.

Adanya pengakuan sepihak tentang Yerussalem sebagai ibukota Israel lanjut Jazuli, sangat menciderai semangat pembebasan rakyat Palestina dari penjajahan Israel.

BACA JUGA :  Peringati Maulid Nabi, Jazuli: Kuatkan Cinta Kepada Rasululloh

“Kita tolak klaim tersebut karena Yerussalem adalah milik Palestina. Yerussalem, di dalamnya terdapat komplek Masjid Al-Aqsa, kiblat pertama umat Islam sehingga memiliki tempat tersendiri di hati 1,7 milyar umat muslim dunia,” tegasnya.

Selain itu, penjajahan dan perlakuan keji tentara Israel terhadap rakyat Palestina telah menjadi isu kemanusiaan internasional yang menyulut aksi solidaritas kemanusiaan dunia untuk Palestina. Rasa kemanusiaan dunia juga akan terlukai akibat kebijakan sepihak tersebut.| Farouk Iskandar |

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini